Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
POLRES Tangerang Selatan (Tangsel) menangkap pelaku tawuran yang menggunakan senjata tajam dan air keras di Jalan Suka Damai, Kelurahan Serua Indah, Ciputat, Minggu (19/2) lalu. Akibat tawuran tersebut, seorang warga mengalami luka akibat terkena air keras.
Kasie Humas Polres Tangsel Ipda Galih, Rabu (22/2) mengatakan Kapolres Tangsel AKB Faisal Febrianto langsung memerintahkan jajarannya untuk memburu para pelaku penyiram air keras tersebut. Diketahui, tawuran terjadi antara kelompok Kalijaga (Kedaung) dengan kelompok Bad Boy (Ciputat).
"Yang melakukan penyiraman air keras adalah anggota kelompok Kalijaga. Tim kemudian melakukan penangkapan terhadap para pelaku di daerah Pamulang dan Gunung Sindur Bogor," ungkap Galih.
Mereka yang ditangkap adalah DF (22), JD (19), MR (19), dan YA (21). Barang bukti yang berhasil dimankan tiga botol besar diduga berisi air keras dan empat senjata tajam jenis clurit dan pedang
Berdasarkan keterangan para tersangka yang melakukan penyiraman air keras adalah DF. Sedangkan tersangka lainnya bersama-sama melakukan tawuran dengan menggunakan senjata tajam. "Motif tawuran sengaja tawuran antar kelompok dan janjian lewat medsos," ungkap Galih. (OL-15)
Kejadian bermula saat tiga tersangka, yakni SPS, RAH dan MR berboncengan mengendarai sepeda motor ugal-ugalan menabrak mobil korban. Korban pun menegur.
Polisi juga mengamankan 18 unit motor 38 ponsel.
Akibat pengeroyokan itu, beberapa pemuda mengalami luka. Setelah mendapat laporan, Tim Sancang bergerak dan menangkap pelaku.
Polisi masih melakukan penelusuran terhadap beberapa anggota gerombolan pemotor lainnya yang diduga ikut terlibat dalam penyerangan.
Menurut Wakil Direktur Reskrimum Polda Jambi Ajun Komisaris Besar Imam Rachman, perkelahian yang diduga menggunakan senjata tajam itu, diduga direncanakan pada Rabu (16/4) dini hari.
KEPOLISIAN Daerah Jambi dan jajaran tidak akan memberi ampun terhadap berandalan madesu (masa depan suram) yang berkeliaran mengancam atau menyakiti warga dengan senjata tajam.
KEPOLISIAN Resor (Polres) Tangerang Selatan (Tangsel) menangkap seorang oknum guru di Rawa Buntu, Serpong, Tangsel berinisial YP, 55. Ia diduga mencabuli belasan muridnya.
Data lapangan menunjukkan bahwa pada Jumat (16/1/2026), di Pos Ciputat dan Pasar Cimanggis, masih banyak warga yang tidak membawa identitas (KTP) saat terjaring.
Pemkot tidak akan mengambil langkah sepihak atau memaksakan kerja sama tanpa adanya kesepakatan bersama dengan wilayah terkait.
PEMERINTAH Kota Tangerang Selatan (Tangsel) meluncurkan Rencana Capaian 100 Hari Tim Percepatan Pengelolaan Sampah sebagai langkah darurat mengatasi keterbatasan kapasitas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang.
Sistem pengelolaan sampah belum dirancang untuk menghadapi situasi darurat, padahal kota dengan kepadatan tinggi seperti Tangsel sangat rentan terhadap gangguan layanan dasar.
Penanganan dilakukan setelah warga melaporkan tumpukan sampah yang menggunung hingga mendekati atap bangunan pasar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved