Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
POLDA Metro Jaya telah melakukan identifikasi terhadap para tenaga kerja wanita (TKW) yang menjadi korban penipuan oleh komplotan tersangka pembunuhan berantai Wowon, Duloh, dan Dede.
"Sementara ada 11 korban yang telah diidentifikasi," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Trunoyudo Wisnu AndikoAndiko di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (26/1).
Trunoyudo menjelaskan, nama para TKW yang telah teridentifikasi adalah atas nama Yeni, Farida, Siti Fatimah, Aslem, Entin, Hamidah, Evi, Hana, Yanti, Nene, dan Sulastini.
Dari sejumlah korban tersebut, baru dua orang yang berhasil dimintai keterangannya, yaitu Aslem dan Hana.
Baca juga: Sering Beraksi, Dua Penjambret di Terminal Tanjung Priok Akhirnya Dibekuk
"Untuk Aslem telah mengikuti penggandaan uang ini selama enam tahun, dengan kerugian sekitar Rp288 juta. Kemudian Hana telah mengikuti penggandaan uang selama dua tahun, dengan kerugian sekitar Rp75 juta," kata Trunoyudo.
Sebelumnya Wowon, Duloh, dan Dede melakukan penipuan dengan modus penggandaan uang. Caranya mempraktikkan trik di hadapan para korban dengan menukar uang ke dalam amplop.
Amplop yang dimasukkan uang oleh korban ditukar jumlah uangnya berkali lipat oleh tersangka sehingga para korban percaya bahwa mereka bisa menggandakan uang. (Ant/OL-16)
PT Buana Varia Komputama resmi mencabut gugatan wanprestasi terhadap seorang anak Tenaga Kerja Wanita (TKW), asal Kedung Lumbu Surakarta (Solo), Jawa Tengah.
Kebanyakan PRT berasal dari keluarga miskin. Sudah sepantasnya negara secara tegas hadir untuk melindungi warganya yang lemah.
Aslem mengaku telah mengirim uang Rp285 juta kepada Wowon melalui rekening Dede, hasil keringatnya bekerja sebagai TKW di Dubai selama 6 tahun.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko menyebut penyidik saat ini masih mencari kedua TKW tersebut dengan mendatangi keluarga dan kerabatnya.
TIM PMJ melakukan ekshumasi makam Siti Fatimah, 31, satu dari sembilan orang korban pembunuhan berantai Wowon Cs di Kampung Rancabadak, Desa Tanjungjaya, Kecamatan Pakenjeng, Kab.Garut
Imigrasi Bogor bongkar sindikat penipuan 13 WNA Jepang di Sentul City. Gunakan seragam polisi Jepang dan suara radio palsu untuk kuras rekening korban.
EXECUTIVE Vice President Head of Circle Java Indosat Ooredoo Hutchison Indosat Fahd Yudanegoro mengingatkan meningkatnya risiko kasus penimpuan daring melalui aplikasi pesan Whatsapp
KASUS penipuan dengan modus kabar orang tua meninggal dilaporkan mulai marak terjadi di Kota Depok, Jawa Barat, pada awal 2026.
Pemkot Bandung mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat melakukan pemesanan hotel secara daring, menyusul ditemukannya dugaan peretasan.
Modus penipuan berbasis dokumen digital kian merajalela, dan celah yang paling sering dimanfaatkan pelaku justru datang dari sesuatu yang terlihat “normal”, informasi lowongan kerja.
Terlapor meyakinkan bahwa modal kecil dapat berubah menjadi miliaran rupiah dalam waktu singkat dengan janji profit yang fantastis.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved