Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
SESOSOK mayat bayi perempuan ditemukan mengapung di Kali Krukut, Jalan Tanah Sereal, Tambora, Jakarta Barat, Sabtu (3/12). Kapolsek Tambora Komisaris Putra Pratama mengatakan bayi tersebut diduga sengaja dibuang orang tuanya.
"Dugaan kami, korban bayi perempuan tersebut sengaja dibuang," kata Putra, Sabtu (3/12).
Putra menjelaskan penemuan bayi tersebut berawal dari warga yang melintas di jembatan kecil penyeberangan Kali Krukut. Kemudian warga melihat mayat bayi terbungkus kain sarung mengapung di tengah kali. "Penemuan mayat bayi ini kemudian dilaporkan ke Polsek Tambora," katanya.
Selanjutnya, mayat bayi tersebut dievakuasi ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo. Putra mengatakan pihaknya akan melakukan penyelidikan untuk mencari orang tua bayi tersebut.
"Polsek Tambora menyisir fasilitas kesehatan di wilayah terdekat yaitu di wilayah Taman Sari, Tanah Abang, dan Gambir untuk mencari petunjuk pelakunya," katanya. (OL-15)
KASUS temuan bayi yang diduga dibuang orang tak bertanggung jawab kembali terjadi di Kabupaten Bandung Barat. Kali ini, bayi berjenis kelamin laki-laki ditemukan di Cipongkor.
Sesosok bayi laki-laki ditemukan dalam keadaan hidup di depan rumah warga di Pulogebang, Cakung, Jakarta Timur, pada Senin (14/7) malam.
Temuan mencengangkan terjadi di Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Sesosok jasad bayi ditemukan di tumpukan sampah Putaran Jati Baru
Bayi tersebut ditemukan dalam kondisi hidup oleh seorang anggota Dinas Perhubungan Palu, Gufron, yang kemudian melaporkan kejadian itu ke polisi.
Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Sukabumi, Resor Sukabumi Kota, memburu orangtua yang diduga membuang bayi mereka yang baru saja lahir hingga akhirnya meninggal dunia.
Lalu kakek ini meminta tolong keluarga untuk membawa korban ke RS Mulyasari dan dari keterangan dokter korban sudah meninggal saat di lokasi kejadian.
Pendekatan represif dan pengamanan tidak lagi memadai mulai menjadi arus utama dalam kebijakan daerah.
Pelaksanaan OMC dilakukan secara terukur dengan merujuk pada data prakiraan cuaca terbaru.
BPBD DKI Jakarta melaporkan 10 ruas jalan dan 16 RT terendam banjir setinggi 10–70 cm akibat hujan deras sejak Sabtu malam (17/1/2026).
Pada pagi hari, seluruh wilayah Jakarta diperkirakan akan hujan ringan. Namun, potensi hujan petir sudah mulai muncul sejak pagi menjelang siang.
Kondisi ini dipicu oleh penguatan Monsun Asia dan adanya sistem tekanan rendah di selatan Nusa Tenggara Barat yang membentuk pola konvergensi atau pertemuan angin.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved