Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPOLISIAN Resor (Polres) Metro Jakarta Pusat melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku penusukan pengemudi ojek daring atau online (ojol) pada Sabtu (22/10) di Tanah Abang.
"Kita sedang lakukan pengejaran di tiga titik, sampai keluar kota juga, pelaku penusukan sudah teridentifikasi," ucap Kapolres Metro
Jakarta Pusat Komisaris Besar Komarudin seperti dikutip Antara di Jakarta, Senin (24/10).
Komarudin mengatakan pelaku diminta untuk menyerahkan diri kepada pihak kepolisian.
"Kita berharap pelaku itu menyerahkan diri dan mengakui perbuatannya," katanya.
Komarudin mengungkapkan tim kepolisian juga telah berada di lapangan dalam melakukan pengejaran terhadap pelaku.
Selain itu, ia juga mengatakan telah berhasil mengidentifikasi pelaku serta penyidik juga telah mengidentifikasi kendaraan pelaku yang sempat
ditinggalkan ketika hendak mengantarkan korban ke rumah sakit.
Baca juga: Rudolf Pakai Uang Korban untuk Main Binomo
"Jadi, pelaku diminta untuk ikut ke rumah sakit untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, namun di tengah jalan pelaku menghilang. Kami cek sepeda motor yang ditinggalkan oleh pelaku, namun data kepemilikan kendaraan tidak sesuai," ujarnya.
Dalam hal ini, meski berdasarkan data kepemilikan tak sesuai, pihaknya dapat mengetahui dari beberapa tayangan kamera closed circuit television (CCTV) kendaraan tersebut terdapat kemiripan dengan orang yang saat ini telah diburu.
"Kita masih cari CCTV yang lebih jelas, karena hanya ada dua tayangan CCTV yang memang sempat memotret pelaku," lanjutnya.
Dugaan kasus penusukan ini berdasarkan keterangan dari para saksi yang ada di tempat kejadian perkara (TKP), kasus ini bermula dari terjadinya beradu argumen antara korban dan pelaku.
"Sebelumnya dari dua saksi yang kami periksa, mereka hanya melihat bahwa sebelumnya kedua orang ini pelaku dan korban terlibat adu mulut yang berujung kepada perkelahian. Sudah coba dilerai, namun sempat terjadi tarik menarik dan di situ pelaku mengeluarkan pisau sehingga menusuk korban," katanya. (Ant/OL-16)
Warga Gambir, Jakarta Pusat digegerkan penemuan mayat bayi laki-laki di selokan Jalan Batu Tulis. Polisi memastikan tidak ada tanda kekerasan dan jasad dibawa ke RSCM.
Simak 7 fakta kasus remaja siram air keras di Cempaka Putih. Dari kronologi CCTV hingga motif serangan acak yang melibatkan pelajar di bawah umur.
REMAJA yang menyiramkan air keras ke sesama pelajar di Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Jumat (6/2) ditangkap. Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Metro Jakarta Pusat
Es gabus yang sempat viral di Jakarta Pusat dipastikan aman dikonsumsi. Polisi akui kesimpulan awal terlalu cepat setelah hasil uji lab keluar.
Kehadiran aparat di lapangan bertujuan utama untuk memberikan pelayanan bagi massa aksi.
POLISI akan segera melakukan gelar perkara kasus kebakaran Terra Drone, di Kelurahan Cempaka Baru, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa 9 Desember 2025.
Polda Metro Jaya ungkap motif cemburu di balik penusukan dua pemuda di Cililitan. Satu korban tewas, pelaku RS berhasil ditangkap
Dua remaja menjadi korban penusukan di Condet, Jakarta Timur. Satu tewas, satu luka berat. Polisi menangkap pelaku dan mengungkap kronologi kejadian.
Tim Buser Presisi kemudian melakukan pemantauan dan berhasil menangkap pelaku saat sedang mengendarai sepeda motor.
Ayah tiga anak itu menyatakan bertanggung jawab atas kematian Anggi Anggara, 27, dalam sebuah pertengkaran Kamis pagi (1/5) di Pasar Angso Duo, Kota Jambi.
Insiden penusukan tragis terjadi di Sekolah Notre-Dame-de-Toutes-Aides di Nantes, Prancis barat, yang menewaskan seorang remaja perempuan dan melukai tiga siswa lainnya.
POLISI menangkap MNA, 19, dan FF, 20, pelaku penusukan seorang wanita berinisial S, 19, di sebuah mall kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Polisi menyebut MNA membuang pisau usai beraksi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved