Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
POS pengaduan masyarakat di pendopo Balai Kota DKI Jakarta kembali diadakan di era Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono mulai hari ini, Selasa (18/10).
Di hari pertama pembukaan pos pengaduan itu, beberapa warga sudah tiba sejak pagi untuk melaporkan permasalahan mereka.
salah satunya, Retno, yang berdomisili di Jalan Pulo Raya, Kelurahan Petogogan, Jakarta Selatan. Ia mengadukan permasalahan banjir di lingkungan rumahnya.
Baca juga: Penjabat Gubernur DKI Buka Opsi Pengaduan Elektronik dan Langsung
Lingkungan rumahnya sempat mengalami banjir menahun sejak 1993. Namun, pada 2013 hingga 2020, banjir sama sekali tak mampir.
Banjir baru dialaminya lagi bertepatan pada malam pergantian tahun 2021. Selain itu, banjir juga dialami saat September lalu. Ia pun mengaku tidak menggunakan kanal pengaduan digital lewat aplikasi JAKI yang dikembangkan di era Mantan Gubernur Anies Baswedan.
"Enggak pernah (lapor). Saya lebih suka tatap muka seperti ini. Ya mungkin nggak langsung ada tindakan tapi minimal ada perhatian lebih lah. Kan banjir lagi jadi prioritas lagi," ujar Retno.
Pengaduan juga dibuat Martina Gunawan. Ia mewakili pemilik lahan yang terletak di Bambu Apus, Jakarta Timur.
"Saya mewakili kepentingan dari pemilik lahan, namanya Bapak Haji Sarifudin Husein. Lahan kami terletak di Jaktim, Bambu Apus, di depan Universitas Respati Indonesia," tuturnya.
Pemilik lahan ingin mengajukan pembebasan lahan tersebut kepada Pemprov DKI. Ketika melihat zonasi lahan tersebut adalah lahan hijau, Martina mendapatkan arahan agar mengajukan pembebasan lahan ke Dinas Pertamanan dan Hutan Kota.
Ia mengaku sudah berupaya pembebasan lahan itu sejak 2016 silam. Selain itu, ia juga sudah berupaya mendatangi langsung Dinas Pertamanan dan Hutan Kota hingga bersurat langsung kepada Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
"Kami merasa dilakukan tidak profesional, memihak, bertele-tele, dan ada permintaan uang di sini, yang terus terang kami sebagai warga biasa, kami mengalami kebingungan," tuturnya.
Oknum yang meminta sejumlah uang tersebut meminta sekian persen dari nominal total pembebasan lahan. Martina pun ogah menyanggupi hal tersebut dan memilih berjuang menembus jajaran Pemprov DKI.
"Kepala UPT yang lama. Minta kami datang ke kantor dan di situ transaksi. Kami nggak mau," tandasnya.
Ia pun menyambut positif adanya pos pengaduan ini.
"Ini sangat positif. Posko yang dibuka Pemprov DKI sekarang, saya sarankan untuk masyarakat yg ada persoalan apapun, karena DKI Jakarta milik warga. Milik semua. Datang, manfaatkan waktunya, karena kita akan ditanggapi dengan serius dan profesional," ungkapnya. (OL-1)
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan, terdapat enam pohon tumbang di ibu kota pada Senin 12 Januari 2026. Data tersebut dihimpun hingga pukul 14.00 WIB.
BMKG merilis prakiraan cuaca Jakarta hari ini, Selasa (6/1/2026). Waspada hujan ringan hingga petir di beberapa wilayah. Cek suhu dan kelembapan lengkap di sini
Alias Praji menjadi bintang dengan membawa pulang dua medali sekaligus, yakni medali emas pada nomor Mixed Duathlon Relay dan medali perak di nomor Men’s Duathlon Relay.
APVI menilai beberapa ketentuan Raperda justru menciptakan insentif negatif yang mendorong peredaran barang ilegal.
Jika aturan radius penjualan diterapkan secara kaku, hampir seluruh mal di Jakarta bisa terkena larangan penjualan.
Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).
Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi mengatakan pelantikan tersebut dilaksanakan pukul 08.00 WIB di Gedung Krida Bhakti, Sekretariat Negara, Jakarta.
Mendagri Tito Karnavian melantik Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri, Teguh Setyabudi sebagai Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta
Presiden Jokowi telah memberhentikan Heru Budi Hartono sebagai Penjabat (Pj) Gubernur Jakarta dan digantikan Teguh Setyabudi.
Presiden Joko Widodo memberhentikan dengan hormat Heru Budi Hartono sebagai Pj Gubernur DKI Jakarta dan mengangkat Teguh Setyabudi sebagai Pj Gubernur DKI Jakarta.
Pelantikan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming sebagai presiden dan wakil presiden pada Minggu (20/10) mendatang akan dihadiri oleh perwakilan negara-negara sahabat.
PENJABAT (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono menanggapi terkait masa jabatannya yang akan habis pada Kamis, 17 Oktober 2024 besok.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved