Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
WARGA dan pedagang Pasar Induk Cibitung di Jalan Teuku Umar, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, mengeluhkan bau busuk menyengat dari tumpukan sampah yang menggunung di pasar induk tersebut.
Suwandi, 45, warga Cibitung mengatakan kondisi tumpukan sampah sepanjang 10 meter yang tidak kunjung diangkut itu sudah berlangsung selama sebulan terakhir di tengah pengerjaan proyek revitalisasi pasar induk senilai Rp190 miliar.
"Sampah menumpuk itu sudah tidak diangkut sekitar sebulan ini. Bau busuknya sangat menyengat," kata Suwandi, warga Cibitung, Jumat (16/9).
Dikatakannya, sampah yang menumpuk tidak hanya berasal dari aktivitas pasar. Namun, ada juga sampah rumah tangga dari warga sekitar.
"Biasanya kan tidak seperti ini. Truk sampah selalu bolak balik datang mengangkut sampah di belakang pasar. Tetapi ini sudah jarang truk sampah tidak kelihatan entah kemana," jelasnya.
Baca juga: Jelang HUT ke-5, Aeon Mall Jakarta Garden City Sajikan Sejumlah Hiburan
Senada dengan itu Umar, 38, pedagang pasar mengatakan kondisi tumpukan sampah terjadi di tengah pengerjaan proyek revitalisasi atau renovasi pasar. Posisi sampah yang dulunya pada bagian belakang digeser menumpuk pada bagian samping.
"Kami berharap masalah sampah yang menggunung ini segera diselesaikan. Kami dan warga sekitar sudah tidak nyaman lagi dengan bau busuk sampah ini," ujarnya.
Sementara Kasubag UPT Pasar Induk Cibitung Isep Kadarisman mengatakan proses pengangkutan sampah mengalami hambatan lantaran adanya antrean cukup panjang di TPA Burangkeng.
"Kami dapat laporan dari petugas ada antrian panjang di TPA Burangkengnya," ujar Isep.
Selain itu, lanjutnya, kegiatan revitalisasi Pasar Induk Cibitung juga menjadi penyebab sampah tidak dapat terangkut seluruhnya ke TPA Burangkeng.
"Kami sudah berkoordinasi dengan dinas terkait dan minta bantuan untuk menangani sampah yang menumpuk ini," jelasnya. (OL-16)
Selain kendala fisik, pasar tersebut juga kerap dijadikan tempat berkumpulnya gelandangan dan pengemis
Melubernya sampah ke jalan tersebut terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Revitalisasi mesti diarahkan pada konsep pengembangan kawasan berorientasi transit atau Transit-Oriented Development (TOD).
Kondisi ini tidak hanya merusak estetika pasar, tetapi juga mulai mengancam kesehatan pedagang dan pengunjung.
Holding UMKM Expo 2025 bertema "Ekosistem Bisnis UMKM Kuat, Siap Menjadi Jagoan Ekspor” menjadi wadah yang sangat baik untuk perkembangan UMKM.
Pasokan sering kosong karena tidak adanya panen di sejumlah sentra pertanian akibat intensitas hujan tinggi.
Data terbaru menunjukkan, preferensi pekerja dan praktik perusahaan ternyata masih condong pada fleksibilitas. Kerja jarak jauh dan hibrid masih relevan.
KPK periksa Kartika Sari sebagai saksi kasus dugaan suap ijon proyek Bekasi, yang menjerat Bupati nonaktif Ade Kuswara dan pihak swasta.
Sinar Mas Land membidik perputaran ekonomi dari belanja, okupansi hotel, dan agenda MICE lewat pembukaan ARTOTEL Living World Grand Wisata Bekasi pada Jumat (6/2).
Di tengah isu pelemahan daya beli, kelas menengah dinilai masih kuat. Hal ini mendorong realisasi investasi properti Rp1 triliun di Bekasi.
Pembangunan JPO tersebut dilengkapi dengan fasilitas lift dan tangga untuk memberikan kemudahan
KEPOLISIAN Resor Metropolitan Bekasi menetapkan seorang oknum anggota DPRD Kabupaten Bekasi berinisial NY sebagai tersangka dalam kasus dugaan pengeroyokan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved