Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
KAWANAN pencuri yang diduga berjumlah dua orang membobol sebuah rumah yang ditinggal oleh penghuninya Jalan Mawar F 15, Kelurahan Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat, pada Jumat (1/7).
Kapolsek Cengkareng Kompol Ardhie Demastyo mengatakan kejadian berawal saat korban bernama Desi bersama suami dan anaknya pergi meninggalkan rumah pada pagi hari. Lalu, saat kembali ke rumahnya pada sore hari ia melihat gembok pagar sudah rusak dan pintu yang dibobol.
Baca juga: Polisi Tangkap Penabrak Sopir Travel Hingga Tewas di Jaksel
Ia kemudian mengecek ke dalam dan melihat barang-barang telah berserakan. Setelah dicek ternyata barang berharga milik korban raib.
"Barang yang dicuri emas, laptop, komputer, dan puluhan ponsel, karena korban ini menjual ponsel lewat online. Total kerugian Rp400 juta," kata Ardhie, melalui keterangannya, Sabtu (2/7).
Korban lalu melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Cengkareng. Polisi lalu melakukan olah TKP dan mengecek CCTV di rumah tersebut. Di rekaman CCTV tampak satu pelaku membobol gembok pagar, sedangkan pelaku lainnya melihat kondisi sekitar dari atas sepeda motor.
Ardhie mengatakan pelaku diduga beraksi pada pukul 12:00. Melihat kondisi sekitar yang sepi, pelaku melancarkan aksinya.
Kepolisian telah mengantongi identitas pelaku dan saat ini dalam pengejaran.
"Mudah-mudahan hari ini sudah ditangkap," ujarnya. (OL-6)
Aksi pencurian yang dipicu jeratan pinjaman online (pinjol) ini mengakibatkan korban merugi hingga Rp300 juta.
Dodo dan Nasio Siagian, ayah dan anak, terjerat pasal berlapis penganiayaan terhadap tetangga di Kapuk, Jakarta Barat.
Pasar rumah tapak di Jakarta Barat masih menjanjikan, terutama di segmen harga menengah.
ANGGOTA Komisi A DPRD DKI Jakarta William Aditya Sarana menyoroti kondisi tata kota di Kalideres dan Cengkareng, Jakarta Barat, yang dinilai semakin semrawut.
PERISTIWA tragis terjadi di perlintasan rel Angke, Jakarta Barat (Jakbar). Seorang pria muda berusia 24 tahun dinyatakan tewas tertabrak kereta.
Presiden Prabowo Subianto menyoroti dugaan kelompok politik yang memanfaatkan bencana untuk membangun ketidakpercayaan terhadap pemerintah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved