Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
POLISI menangkap seorang pengemudi minibus berinisial L (46) yang menabrak seorang sopir mobil travel berinial AS (34) di Jalan Raya Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Sabtu (2/7) dini hari WIB.
Kanit Laka Lantas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Sigit Prabowo mengatakan, setelah ditangkap, polisi bakal melakukan tes urin terhadap L.
Baca juga: Rumuskan Kebijakan Publik, Pemprov DKI Libatkan Generasi Muda
"Sudah ditangkap. Akan langsung dilakukan cek urine ini lagi disiapkan suratnya dulu," kata Sigit saat dikonfirmasi, Sabtu (2/7).
Meski demikian, Sigit belum mengungkap hasil tes urine tersebut. Ia mengaku belum bisa berkomentar banyak mengenai L yang diduga menenggak minuman keras saat berkendara.
"Dokter yang berhak menyampaikan waktu tes. Pokoknya saya maunya diperiksa hari ini, hari ini keluar (hasilnya)," jelasnya.
Sebeluknya, sopir travel berinisial AS (34) tewas setelah ditabrak oleh mobil di Jalan Raya Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan pada Sabtu (2/7) dini hari WIB.
Kejadian tersebut berawal dari mobil Daihatsu Luxio yang dikendarai MB melaju dari arah utara ke selatan di Jalan Raya Lenteng Agung. Setibanya di depan Gang Durian, MB menabrak dari belakang kendaraan Daihatsu Grandmax milik AS yang sedang berhenti. Nahas, AS berada di belakang mobil yang sedang menurunkan barang penumpang.
Akibat kecelakaan tersebut, AS meninggal dunia di tempat dengan mengalami luka serius di bagian kepala. Jenazah Syaiful kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Pusat Fatmawati. (OL-6)
KAPOLRI Jenderal Listyo Sigit Prabowo membuka babak baru dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) dengan merekrut 101 atlet SEA Games.
Peristiwa bermula sekitar pukul 18.20 WIB saat kondisi bus cukup padat. Korban yang sedang berdiri awalnya tidak menyadari adanya tindakan pelecehan.
Dalam gelar perkara itu, hasil yang ditemukan dari kandungan yang disita saat peristiwa dilakukan persesuaian.
Reonald memandang KUHAP baru malah lebih melindungi hak asasi manusia (HAM), baik korban, tersangka, dan saksi.
Menurut Anang, perbedaan ini bukan masalah serius. Penyesuaian juga diyakini tidak akan lama.
Pelaku ditembak karena melawan petugas saat pengembangan kasus. Satu pelaku lain masih buron.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved