Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
KORBAN tindak pidana pemukulan, Andy Cahyady mempertanyakan keabsahan pengacara dan penjamin terpidana dalam kasus tersebut, yakni warga negara Singapura bernama Wenhai Guan.
Diketahui, Andy merupakan korban tindak pidana penganiayaan dalam perkara di Pengadilan Negeri Jakarta Utara dengan Nomor Perkara 1573/Pid.B/2020/PN.Jkt.Utr dengan terdakwa Wenhai Guan. Wenhai Guan kemudian dinyatakan bersalah telah melakukan penganiayaan dan dihukum pidana penjara selama 6 bulan.
Andy mempertanyakan kapasitas Marna Ina sebagai advokat dalam kasus tersebut kepada Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta. Dalam suratnya, ia mengadukan advokat bernama Marna Ina yang setelah ditelusuri tidak terdaftar dalam sejumlah organisasi advokat.
"Marna Ina disumpah di Pengadian Tinggi di daerah mana? Berada dalam naungan organisasi advokat apa?" kata Andy, melalui keterangannya, Senin (27/6).
Andy juga menyoroti Marna sebagai penasehat hukum Wenhai Guan tidak menjalankan fungsinya sebagai salah penegak hukum. Marna diduga turut terlibat hingga membuat Wenhai Guan tidak dapat dieksekusi, padahal putusannya telah berkekuatan hukum tetap.
Selain itu, ia menilai Feng Qui Ju sebagai istri dan penjamin berperan membuat Wenhai Guan terbang ke Singapura dengan dalih berobat untuk menghindari putusan pengadilan.
Baca juga : Korban Surati Lagi Jaksa Terkait Eksekusi WN Singapura Wenhai Guan:
Kejaksaan Negeri Jakarta Utara telah memanggil Feng Qui Ju dan Marna Ina pada Juli 2021 terkait pelaksanaan eksekusi terhadap Wenhai Guan. Feng Qui Ju dan Marna Ina akhirnya bersedia dan membuat surat pernyataan menjadi penjamin dan berjanji Wenhai Guan dapat kembali ke Indonesia pada akhir September 2021.
"Faktanya hingga surat ini saya buat, Wenhai Guan tidak juga kembali ke Indonesia, dan kejaksaan belum mampu mengeksekusi Wenhai Guan meskipun sudah ditetapkan dalam red notice," ujarnya.
Seperti diketahui, kasus ini bermula saat penganiayaan yang dilakukan WNA Wenhai Guan terhadap Andy Cahyady. Namun, Wenhai Guan mengaku menjadi korban dan melaporkan Andy ke polisi hingga diputus bersalah.
Andy Cahyadi telah menjalani hukuman pidana enam bulan penjara. Andy Cahyadi melaporkan balik perbuatan penganiayaan yang dilakukan Wenhai Guan. Pengadilan Tinggi Negeri Jakarta Utara kemudian menjatuhkan hukuman enam bulan penjara kepada Wenhai Guan pada 23 april 2021.
Namun, belum sempat menjalani hukuman, Wenhai kembali ke negara asalnya, Singapura. (OL-7)
Febri menegaskan, setiap rumusan tindak pidana harus disusun secara jelas, tegas, dan tidak multitafsir.
Majelis hakim resmi mengabulkan eksepsi tim penasihat hukum dan menyatakan perkara tidak dapat dilanjutkan ke tahap pembuktian.
Safaruddin menyoroti perlunya aturan komprehensif yang mampu menjawab perbedaan beban kerja hakim di berbagai wilayah Indonesia.
Perkara ini bermula dari hubungan kerja sama bisnis di bidang pemasaran asuransi. Pada 6 Agustus 2018,
Menjelang persidangan, Ammar Zoni tampak percaya diri. Ia bahkan menyatakan keyakinannya akan segera bebas dari jeratan hukum.
Efektivitas waktu menjadi pertimbangan utama di balik kebijakan penangkapan tanpa izin tersebut.
Kemudian apabila koordinator demo tidak melaporkan rencana demonstrasi dan tidak terjadi apa-apa atau keonaran maka dirinya tetap tidak akan dipidana.
Ledakan di SMA Negeri 72 Jakarta bukan sekadar peristiwa kriminal biasa, melainkan merupakan simbol dari luka sosial yang lama terpendam di dunia pendidikan.
Projo menyatakan dukungan terbuka kepada Presiden Prabowo Subianto, menuai sorotan pengamat politik Hendri Satrio.
Said mengaku tidak setuju dengan anggapan partai sebagai tempat berlindung dari jeratan pidana. Ia mengatakan partai merupakan tempat untuk bertukar pikiran demi kemajuan bangsa.
Anak akan mengalami kesulitan dalam meregulasi emosi dan merasa putus asa karena dari stigma negatif dari lingkungannya.
Anak yang kurang mendapat nilai dari keluarga juga memengaruhi mereka dalam meregulasi emosinya saat menghadapi keinginan yang belum terpenuhi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved