Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Usaha Pelabuhan Marunda, PT Karya Citra Nusantara (KCN), menginisiasi pengujian kualitas udara serta pemeriksaan kesehatan di lingkungan permukiman yang berada di wilayah operasinya. Inisiasi pengujian kualitas udara dan pemeriksaan kesehatan gratis tersebut mengajak pihak Kelurahan Marunda untuk berkolaborasi dalam kegiatan tersebut.
Rencana pengujian kualitas udara di lingkungan permukiman warga dan pemeriksaan kesehatan gratis kepada warga yang mengeluhkan gangguan kesehatan bekerja sama dengan Rumah Sakit Pusat TNI Angkatan Darat Gatot Subroto. Hal itu merupakan salah satu bentuk perhatian perusahaan kepada warga sekitar wilayah Pelabuhan Marunda.
"Sebagai bentuk tanggung jawab kami terhadap keluhan warga yang berdampak pada kesehatan di kawasan Marunda, PT KCN telah berkoordinasi dengan Kelurahan Marunda untuk rencana kegiatan pemeriksaan kesehatan oleh tim kedokteran RSPAD Gatot Subroto dan pengukuran kualitas udara di kawasan permukiman," kata Kepala Tim Penanganan Lingkungan Hidup PT KCN Erick Satyamulya di Jakarta, Selasa (10/5).
Menurut Erick, PT KCN mengadakan rapat persiapan untuk kegiatan pemeriksaan kesehatan di Kantor Lurah Marunda sejak 11 April 2022. Namun warga menolak dilakukan pemeriksaan kesehatan sehingga saat ini masih menunggu keputusan lebih lanjut dari pihak kelurahan. Warga pun menolak pengukuran kualitas udara di permukiman Marunda dan saat ini juga masih menunggu keputusan lebih lanjut dari pihak kelurahan.
Sebelumnya Kepala Kesyahbandaran dan otoritas Pelabuhan (KSOP) Marunda Kapten Isa Amsyari meminta KCN untuk mengukur ulang terhadap kualitas udara kawasan Marunda agar hasilnya bisa memberikan perimbangan data terkait kualitas udara. Menurut Isa, berdasarkan hasil diskusi untuk mencari solusi atas pencemaran udara dengan warga pada 31 Januari 2022, warga mengusulkan dua hal, salah satunya pelayanan kesehatan gratis terhadap warga Marunda.
Yang kedua, truk pengangkut batu bara ditutup memakai terpal selama aktivitas di dalam lingkungan pelabuhan hingga ke luar pelabuhan. Ini supaya tidak keluar debu batu bara.
Baca juga: Wagub Imbau Pendatang Pastikan Pekerjaan dan Tempat Tinggal Saat ke Jakarta
Yang ketiga, area stockpile harus tertutup dengan terpal. Dipasang juga jaring net supaya abu ataupun debu batu bara tidak berterbangan.
"Itu hal-hal teknis yang sudah dilakukan saat ini. Saya rasa sudah maksimal yang dilakukan. Tinggal kami (KSOP) lakukan pengawasannya," kata Isa. (RO/OL-14)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengakui bahwa tantangan polusi di Ibu Kota semakin kompleks, sehingga regulasi lama seperti Perda Nomor 2 Tahun 2005 sudah tidak lagi memadai.
Penelitian terbaru mengungkap polusi udara telah ada sejak Kekaisaran Romawi Kuno.
Konsentrasi partikel halus () di Tangerang Selatan kerap melampaui ambang batas aman yang direkomendasikan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Riset Northwestern University ungkap asap kayu di rumah menyumbang 20% polusi mematikan di AS.
Penelitian terbaru mengungkap bagaimana retakan es Arktik dan polusi ladang minyak memicu reaksi kimia berbahaya yang mempercepat pencairan es kutub.
Studi itu menemukan hubungan antara paparan partikel super kecil polutan udara (PM2,5) dan nitrogen dioksida dengan peningkatan risiko tumor otak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved