Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
POLISI masih mencari pelaku penembakan terhadap salah satu rangkaian Kereta Rel Listrik (KRL) relasi Tanah Abang-Rangkas Bitung pada Rabu (30/3). Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Budhi Herdi Susianto mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui pelaku dan memastikan titik lokasi penembakan tersebut.
"Masih terus kami lakukan penyelidikan," ujar Budhi, saat dikonfirmasi, Sabtu (9/4).
Baca juga: 2 Petinggi Robot Trading DNA Pro Ditangkap, Polisi: Omzetnya Capai Rp330 M
Budhi mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan PT Kereta Api Indonesia untuk menelusuri kamera pengawas atau CCTV di kawasan yang diduga menjadi titik penembakan. Ia berharap dari hasil pengecekan CCTV nantinya akan membuahkan hasil.
"Kita sudah bekerja sama dengan command center PT KAI untuk menelusuri dari CCTV yang dimiliki KAI," ungkapnya.
Sebelumnya, terjadi penembakan terhadap KRL relasi Tanah Abang-Rangkasbitung, Rabu (30/3) sekitar pukul 19.45 WIB di lintas antara Stasiun Palmerah-Stasiun Kebayoran. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan menjelaskan, peristiwa penembakan itu terjadi pada KRL saat baru masuk ke Stasiun Kebayoran. Kemudian secara tiba-tiba ada peluru yang menyasar salah satu kaca gerbang KRL hingga retak dan berlubang. Zulpan menduga peluru tersebut berasal dari senjata jenis senapan angin. Beruntung tidak ada korban dalam insiden tersebut.
"Saat kereta masuk ke stasiun kebayoran kira2 200 meter sebelum stasiun pukul 19.20 telah terjadi penembakan dengan senapan angin yang mengakibatkan kaca sebelah kanan pecah kereta kelima dari depan," ujar Zulpan di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (31/3).
Zulpan mengatakan saat ini polisi mengamankan proyektil peluru tersebut dan diperiksa di Laboratorium Forensik. Ia mengatakan pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi yang pada saat kejadian ada di gerbong KRL.
"Kita sudah mengamankan barang bukti proyektil, ada proyektil kemudian pecahan kaca ya, kaca KRL, sekarang bukti proyektil sedang kita periksakan ke Labfor," kata Zulpan. (OL-6)
Menurut Oegroseno, semestinya hal-hal seperti ini tidak terjadi, karena tak diatur oleh KUHAP.
Trunoyudo menyebutkan bahwa momentum bulan suci Ramadan turut melandasi semangat kedua belah pihak untuk saling memaafkan dan melakukan introspeksi diri.
ANGGOTA Komisi III DPR RI dari Fraksi PKB, Abdullah menyoroti penembakan remaja oleh oknum polisi di Makassar, Sulawesi Selatan. Perlu evaluasi SOP senjata api
Dewan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (Dema PTKIN) Se-Indonesia mengapresiasi pola pengamanan kepolisian dalam aksi unjuk rasa mahasiswa.
Sarah Nuraini Siregar dari BRIN menyoroti penggunaan istilah "oknum" untuk anggota polisi, menegaskan tindakan individu mencerminkan institusi.
Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Alfian Nurrizal menyatakan pelaku penganiayaan karyawan SPBU di Cipinang, Jakarta Timur, positif sabu dan ganja usai tes urine.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved