Kamis 06 Januari 2022, 18:00 WIB

Pembangunan Gedung Pasar Rakyat di Sawangan Depok Mangkrak

Kisar Rajaguguk | Megapolitan
Pembangunan Gedung Pasar Rakyat di Sawangan Depok Mangkrak

Antara/Reno Esnir
Ilustrasi

 

PEMBANGUNAN Pasar Rakyat atau Pasar Tradisional di Jalan Raya Mochtar RT 002 RW 07, Kelurahan Sawangan Baru Kecamatan Sawangan, Kota Depok, tak kunjung selesai.

Padahal, sesuai surat perintah kerja (SPK) pembangunan pasar tersebut akan rampung dan diserahterimakan kepada Pemerintah Kota Depok pada Desember 2021.

Baca juga: Harga Bahan Pokok Melonjak, Jakarta bakal Lakukan Operasi Pasar

Kepala Bidang Sarana Prasarana Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Depok Meydiyan Zahedi mengungkapkan proyek pembangunan Pasar Rakyat Sawangan, Kota Depok terhenti tahun lalu. 

Berdasarkan kontrak, pembangunan harus selesai tahun 2021. Artinya, kontraktor tak menyelesaikan pembangunan sesuai kontrak.

"Kontrak pembangunan Pasar Rakyat itu berakhir tahun lalu. Tapi sampai sekarang ini, belum juga 100 persen rampung, " katanya saat mendampingi Wakil Wali Kota Depok Imam Budihartono meninjau pasar mangkrak tersebut, Kamis (6/1).

Atas keterlambatan pembangunan tersebut, Meydiyan mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok memberikan perpanjangan waktu pengerjaan selama 50 hari kalender.

Pemkot Depok, kata Meydiyan, juga memberikan sanksi denda. " Kita tetap memberikan keterlambatan kepada kontraktor, kita meyakni bahwa pembangunan Pasar Rakyat tersebut selesai sebelum 50 hari. Awal Maret diperkirakan sudah diresmikan, " jelasnya.

Pasar Rakyat Sawangan, mulai dibangun awal 2021 lalu. Bangunan tersebut, dianggarkan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jawa Barat senilai Rp10 miliar. Dana tersebut sifatnya adalah hibah.

Menurut Meydiyan, tujuan dari pembangunan pasar untuk memperkuat ekonomi kerakyatan di wilayah barat Kota Depok.

"Pasar Rakyat merupakan sektor penggerak ekonomi kerakyatan. Dengan revitalisasi, eksistensi pasar rakyat akan tetap kuat dan daya saingnya terhadap toko-toko modern dapat meningkat sehingga dapat memajukan ekonomi kerakyatan, " jelas Meydiyan.

Dalam pantauan, kondisi bangunan belum 100 persen, pengerjaannya terlihat asal-asalan. Tidak ada satu pun nampak pekerja, bahan bangunan, serta alat berat yang beroperasi di lokasi pasar (OL-6)

Baca Juga

Dok. Jawara Ssandi Uno

Gelar Pelatihan Dimsum di Bekasi, Pelaku UMKM Dan Emak-emak Harapkan Sandiaga Presiden 2024

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 02 Juli 2022, 23:05 WIB
Ketua Jawara Sandi Uno, Aini Kartaatmadja mengatakan, Sandiaga sosok yang tepat dalam memberikan solusi kebangkitan ekonomi kepada...
Ilustrasi

Pencuri Bobol Rumah Kosong di Jakbar Siang Hari, Korban Rugi Rp400 Juta

👤Rahmatul Fajri 🕔Sabtu 02 Juli 2022, 17:30 WIB
Kapolsek Cengkareng Kompol Ardhie Demastyo mengatakan kejadian berawal saat korban bernama Desi bersama suami dan anaknya pergi...
MI/Selamat Saragih

HIPMI BPC Kepulauan Seribu, Semangat Kewirausahaan Untuk Menggali Potensi Baru

👤Selamat Saragih 🕔Sabtu 02 Juli 2022, 17:22 WIB
KETUA Umum BPD HIPMI DKI Jakarta Raya (HIPMI Jaya) Sona Maesana melantik pengurus Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya