Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
KUALITAS udara di wilayah DKI Jakarta kini mulai membaik. Hal itu terlihat dari hasil pemantauan dan penghitungan indeks standar pencemaran udara dilakukan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta sejak Januari hingga Desember 2021.
Disebutkan hasil dari pemantauan dan penghitungan indek pencemaran udara itu menunjukkan udara di Jakarta dalam kondisi sedang.
"Kami menghitungnya dari bulan Januari sampai Desember tahun 2021 ini, dominasinya adalah di warna biru yaitu kondisinya sedang," kata Kepala Bidang Pengendalian Dampak Lingkungan DLH DKI Jakarta, Yusiono A Supalal, dalam diskusi daring, di Jakarta, Kamis (30/12).
"Artinya apa sedang ini? Kondisi di mana aman untuk melakukan aktivitas di luar ruangan," lanjutnya.
Yusiono menambahkan, apabila dilihat sejak 2012 hingga 2020 secara umum kondisi pencemaran udara di DKI Jakarta di dominasi dalam kondisi sedang dan kondisi tidak sehat.
Meski, lanjutnya, ada tahun tertentu yang menunjukkan kondisi pencemaran udara di Jakarta sangat tidak sehat.
Baca juga : Transjakarta Beroperasi Hingga Pukul 24.00 Saat Malam Pergantian Tahun
Selain itu, berdasarkan data dari indeks pencemaran udara ini diketahui tentang pencemaran di DKI Jakarta didominasi dari sektor transportasi.
"Untuk gambaran kita bersama bahwa sebetulnya sumber pencemaran yang ada di DKI Jakarta itu adalah dari sektor transportasi ini," ujarnya.
DLH DKI Jakarta merilis sumber pencemaran udara dan menemukan kendaraan bermotor masalah utama di Ibu Kota.
Temuan masalah utama tersebut didapat dari hasil inventarisasi sumber pencemaran udara pada tahun 2020 dengan data 2018 dengan data konsumsi bahan bakar di sektor transportasi, industri, rumah tangga, energi dan lainnya.
"Dari penelitian tersebut sudah jelas bahwa kendaraan bermotor adalah sektor kunci yang harus diatasi untuk meningkatkan kualitas udara di Jakarta," kata juru bicara Dinas LH DKI Jakarta, Yogi Ikhwan, di Jakarta, Kamis (11/11). (OL-7)
PT Food Station Tjipinang Jaya (Perseroda) mengunci pasokan pangan jelang Ramadan dan Idul Fitri 2026.
Pemprov DKI Jakarta memprediksi lonjakan kebutuhan pangan jelang Ramadan dan Idulfitri 2026, terutama telur ayam, daging, bawang merah, dan minyak goreng.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengakui bahwa tantangan polusi di Ibu Kota semakin kompleks, sehingga regulasi lama seperti Perda Nomor 2 Tahun 2005 sudah tidak lagi memadai.
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung memberikan jaminan keamanan bagi 270.000 warga Jakarta pemegang kartu Penerima Bantuan Iuran atau PBI BPJS Kesehatan.
Satpol PP DKI Jakarta menjangkau 178 PPKS hingga 9 Februari 2026. Penjangkauan akan ditingkatkan menjelang Ramadan demi ketertiban dan perlindungan sosial warga.
Capaian tersebut menunjukkan tren pemulihan pascapandemi yang berkelanjutan. Meski demikian, tingkat kemiskinan Jakarta saat ini masih belum sepenuhnya kembali ke posisi sebelum pandemi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved