Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
DPRD DKI Jakarta kembali memanggil Dinas Perhubungan DKI Jakarta dan Direktur Utama PT TransJakarta terkait kecelakaan dua bus TransJakarta yang menewaskan dua orang pada 25 Oktober lalu. Ini adalah pemanggilan yang kedua setelah sebelumnya pada 27 Oktober lalu dilakukan pemanggilan pertama.
Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta Abdul Aziz mengatakan, pemanggilan ini untuk mengetahui hasil investigasi yang dilakukan oleh Polda Metro Jaya bersama PT TransJakarta.
Baca juga: Dinas Parekraf Tegaskan Karaoke Belum Boleh Buka
"Betul (dipanggil) Dishub dan TransJakarta. Sekalian rapat anggaran di Cisarua," kata Abdul Aziz saat dihubungi, Senin (1/11).
"Kami akan minta klarifikasi dulu kenapa ini bisa terjadi, seperti apa, antisipasi seperti apa. Kalau perlu diganti penanggungjawabnya atau orangnya seperti apa harus segera dilakukan," lanjutnya.
Ia sebelumnya meminta agar ada pengecekan kesehatan secara serius kepada para pramudi atau sopir. Sebab, sopir memiliki tanggung jawab besar mengemudikan armada dan membawa banyak penumpang.
"Bisa melalui pengukuran tensi atau apalah, bahwa memanb tidurnya cukup istirahatnya cukup ketika mengoperasionalkan kendaraan sehingga tidak teradi lagi hal-hal yang tidak diinginkan," tukasnya.
Sebelumnya, terjadi kecelakaan pada 25 Oktober lalu di mana bus TransJakarta menabrak dari belakang bus Transjakarta lainnya yang tengah berhenti menurunkan penumpang di Halte Cawang Ciliwung.
Akibatnya, dua orang tewas yakni seorang penumpang dan pengemudi yang mengemudikan bus penabrak dari belakang. Terdapat 31 orang luka berat dan ringan.
Kemudian hari berikutnya, bus TransJakarta kembali terlibat kecelakaan tunggal yakni menabrak separator di Pondok Indah. (OL-6)
PT Transjakarta menyampaikan belasungkawa atas insiden kecelakaan di Jalan Margasatwa Raya, Jakarta Selatan.
PT Transportasi Jakarta atau Transjakarta resmi menambah opsi pembelian tiket melalui aplikasi GoPay.
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung memastikan rencana pengoperasian rute Transjakarta Blok M-Soetta memasuki tahap finalisasi.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan 20 unit bus untuk mendukung pengoperasian rute baru Transjabodetabek yang menghubungkan Blok M dengan Bandara Soekarno-Hatta.
PT Transportasi Jakarta menjalankan seluruh operasional bus TransJakarta pada hari Minggu (25/1), terdapat 225 rute TransJakarta yang beroperasi.
PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta selaku pemegang saham mayoritas melakukan perubahan pada susunan Dewan Komisaris Transjakarta
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved