Senin 18 Oktober 2021, 14:37 WIB

PKS Protes Soal Pendiri Turki Jadi Nama Jalan, Wagub DKI: Kami Hormati

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
PKS Protes Soal Pendiri Turki Jadi Nama Jalan, Wagub DKI: Kami Hormati

MI/Andri Widiyanto
Ilustrasi petugas saat menutup pintu gerbang kawasan Monas, Jakarta.

 

WAKIL Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menghormati hak tiap warga negara yang ingin menyuarakan pendapat. Termasuk, mengenai penamaan jalan di Jakarta yang akan menggunakan nama pendiri negara Turki, yakni Mustafa Kemal Ataturk.

Sebelumnya, muncul protes dari Partai Keadilan Rakyat Sejahtera (PKS) terhadap usul nama Mustafa Kemal Ataturk sebagai salah satu nama jalan di Ibu Kota. "Memang ada beberapa pendapat dari kelompok masyarakat yang kita juga harus hormati dan kita perhatikan pertimbangan," ujar Ariza, sapaan akrabnya, Senin (18/10). 

"Namun, ini merupakan bagian kerja sama antar negara yang juga kita harus hormati. Kita hargai satu sama lain. Insyaallah pemerintah akan mencarikan solusi yang terbaik. Termasuk, hubungan kita dengan pemerintah Turki menjadi lebih baik," imbuhnya.

Baca juga: PKS Protes Rencana Attaruk Jadi Nama Jalan di DKI

Lebih lanjut, dia menjelaskan asal dari munculnya usulan penamaan jalan di Jakarta dengan nama Mustafa Kemal Ataturk. Pemerintah pusat diketahui kerap membuka kesempatan bagi negara sahabat untuk mengusulkan nama tokoh di negaranya. Dalam hal ini, untuk menjadi nama jalan di berbagai wilayah di Indonesia, termasuk Jakarta.

Adapun langkah itu bertujuan menjaga hubungan diplomatik. Terlebih, hal serupa juga dilakukan negara-negara sahabat kepada Indonesia. Seperti, di Pakistan dan Mesir, terdapat nama jalan dari tokoh pendiri bangsa Indonesia, yakni Soekarno.

"Penamaan jalan itu kan bagian kerja sama antar negara. Jadi, itu kerja sama antara Indonesia dan pemerintah Turki. Ya kita juga saling membantu, saling menghormati. Nama presiden kita Pak Soekarno, sudah ada di depan KBRI kita," tutur Ariza.

Baca juga: Polisi: 17 Aplikasi di Kantor Pinjol Cengkareng Ilegal

"Alhamdulillah, sekarang giliran kita yang memberikan kesempatan nama tokoh daripada pemerintah atau negara Turki di Indonesia di Jakarta. Kebetulan nama yang diusulkan dari mereka ya Ataturk," sambung dia.

Usulan nama jalan tersebut dikatakannya sudah cukup lama masuk ke Pemprov DKI Jakarta. Saat ini, sedang dibahas lokasi jalan yang akan digantikan namanya menjadi Mustafa Kemal Ataturk. Diketahui, Mustafa Kemal Ataturk merupakan pendiri negara Turki, sekaligus presiden pertama di negara tersebut. 

Di lain sisi, PKS menilai Ataturk tak layak menjadi nama jalan di Jakarta. Sebab, selama memimpin Turki, Ataturk dinilai sosok diktator dan banyak mencabut aturan syariat Islam di Turki, yang sudah berlangsung lama.(OL-11)

Baca Juga

dok.ant

Dirlantas PMJ: Cegah Reuni 212 di Monas Semua Akses Disekat

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Kamis 02 Desember 2021, 09:35 WIB
Di kawasan masuk Jakarta ada yang kami sebut filterisasi, artinya kendaraan masih bisa melintas, kecuali massa...
Ant/Mentari Dwi Gayati

Massa Reuni 212 Mulai Berdatangan dan Bersolawat di Kawasan Barikade

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 02 Desember 2021, 08:07 WIB
PULUHAN orang untuk Reuni 212 mulai berdatangan. Mereka bersolawat saat berkumpul di kawasan perbatasan barikade Jalan H. Agus Salim dan...
Dok.Ant

Antisipasi Reuni 212, 12 KA Keberangkatan Stasiun Gambir Berhenti Di Stasiun Jatinegara

👤Putri Anisa Yuliani/Hilda Julaikha 🕔Kamis 02 Desember 2021, 07:02 WIB
HARI ini ada pengalihan arus lalu lintas untuk mengantisipasi reuni 212, karena itu pemberangkatan KA dari stasiun Gambir dialihkan ke...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya