Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA DPW PKS DKI Jakarta Khoirudin meminta pemerintah untuk mengkaji ulang mengenai pengajuan nama salah satu pemimpin Turki, Mustafa Kemal Attaturk di Jakarta. Khoirudin mengatakan sosok Mustafa Kamal Attaturk yang kontroversial akan menyakiti hati umat Islam di Indonesia, khususnya Jakarta.
“Jika memang sangat merugikan dan menyakiti kaum muslimin, lebih baik dibatalkan pemberian nama jalan tersebut,” tegas Khoirudin, yang juga Anggota DPRD DKI Jakarta, Minggu (17/10).
Khoirudib mengatakan rekam jejak dan sejarah Attaturk sangat merugikan kaum muslimin dan peradaban manusia yang tidak menghargai Hak Asasi Manusia. Ia mengatakan sejumlah kebijakan Attaturk justru mendapat banyak sorotan dunia, khususnya oleh umat Islam. “Sangat diktator, dia juga membuat kebijakan merubah masjid Hagia Sofia menjadi museum, mengganti adzan berbahasa arab dengan bahasa lokal, melarang jilbab dipakai di sekolah, kantor-kantor yang bersifat kepemerintahan,” jelasnya.
Khoirudin menambahkan, mungkin bagi sebagian rakyat Turki, Attaturk sangat dicintai, tapi tidak bagi umat Islam dunia khususnya di DKI Jakarta.
“Masih banyak pahlawan lain yang berjasa bagi Kemerdekaan Indonesia untuk diabadikan menjadi nama jalan di ibu kota,” pungkasnya.
Sebelumnya, Duta Besar Republik Indonesia di Ankara, Muhammad Iqbal, mengatakan Indonesia berencana mengganti nama salah satu jalan di daerah Menteng dengan nama tokoh sekuler Turki, Mustafa kemal Ataturk. "Dalam hal ini, melalui wakil gubernur pada saat itu, sudah mengalokasikan salah satu jalan di daerah Menteng. Itu yang nantinya akan diberikan nama founding father Turki," tutur Iqbal.
Sejauh ini, katanya, Pemprov DKI dan KBRI Ankara masih menunggu kepastian nama yang akan digunakan sebagai jalan. "Kita tahu bahwa nama pendiri bangsa Turki adalah Mustafa Kemal Ataturk. Ia pendiri bangsa Turki, Attaturk sendiri artinya bapak bangsa Turki," pungkasnya. (OL-8)
Para ahli akan mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi; bagaimanapun juga, ledakan tercatat setelah benturan eksternal.
Izin ekspor untuk daging sapi dan kambing, minyak bunga matahari, biji minyak, kacang lentil hijau dan lentil merah saat ini tidak akan dikeluarkan.
Istanbul dan Bursa menyuguhkan perpaduan unik antara refleksi keagamaan, warisan budaya, dan tradisi berabad-abad yang tetap terjaga hingga kini.
Ekrem Imamoglu, rival utama Presiden Erdogan, hadir di pengadilan atas tuduhan korupsi. Oposisi dan aktivis HAM sebut persidangan ini bermotif politik.
Iran ajak Turki investigasi bersama dugaan serangan rudal guna tangkal propaganda. Erdogan sampaikan belasungkawa atas wafatnya Ali Khamenei dan tragedi sekolah Minab.
Seperti yang kami laporkan sebelumnya, pemerintah Azerbaijan mengatakan dua drone dari Iran mendarat di wilayah Nakhchivan, salah satunya mengenai gedung bandara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved