Jumat 24 September 2021, 19:38 WIB

DPRD Minta Disdik DKI Tindaklanjut Temuan Klaster Pembelajaran Tatap Muka

Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Megapolitan
DPRD Minta Disdik DKI Tindaklanjut Temuan Klaster Pembelajaran Tatap Muka

MI/Ramdani
Siswa SDN 05 Meruya Utara, Jakarta melakukan pembelajaran tatap muka

 

DEWAN Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi DKI Jakarta meminta Dinas Pendidikan (Disdik) segera menindaklanjuti temuan 25 klaster Covid-19 yang berasal dari kegiatan belajar tatap muka. 

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Zita Anjani mengatakan, upaya tracking, tracing, dan testing harus segera dilakukan agar orang tua siswa merasa tenang, dan kegiatan PTM dapat terus berlangsung. 

“Jangan sampai karena kita lalai, anak menjadi korban, harus berhenti sekolah lagi,” ujar Zita, Jumat (24/9). 

Diketahui, Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemendikbudristek) baru-baru ini merilis data survei 25 klaster Covid-19 ditemukan di Jakarta yang berasal dari PTM. 

Dalam data yang diunggah di situs sekolah.data.kemdikbud.go.id per 22 September 2021, terdapat 25 klaster Covid-19 dari 897 responden sekolah yang mengisi survei. 

Dari 25 klaster tersebut, Jakarta Barat menjadi wilayah dengan klaster terbanyak akibat PTM, yakni delapan klaster. 

Jakarta Timur enam klaster, Jakarta Utara lima klaster, Jakarta Selatan 5 klaster, dan 1 klaster di Jakarta Pusat. Total pendidik dan tenaga kependidikan (PTK) yang tercatat positif Covid-19 mencapai 227 kasus. 

Baca juga : Pemprov DKI Minta Kemendikbud Hati-Hati Gunakan Istilah Klaster Covid-19 untuk PTM

Sementara, siswa atau peserta didik yang terpapar dan berstatus positif Covid-19 ada 241 kasus. 

Meski begitu, Zita mengimbau seluruh masyarakat tak perlu panik. Sebab kasus aktif Covid-19 di Jakarta saat ini sudah jauh lebih terkendali dari sebelumnya. 

“Tidak perlu panik berlebihan, Fatality rate-nya rendah. Jadi perlu juga kita lihat dari (kasus) positif, berapa banyak yang sampai masuk rumah sakit,” ungkapnya. 

Sementara itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria memastikan bahwa Pemprov DKI Jakarta telah mengkonfirmasi data survei Kemendikbudristek perihal data temuan 25 klaster Covid-19 penyebab PTM di Jakarta. 

“Informasi itu masih perlu kita cek kembali, nanti Bu Widya (Kepala Dinas Kesehatan) akan mengecek kembali kepastiannya,” terangnya. 

Pasalnya, Ariza mengaku pelaksanaan PTM campuran yang dilakukan selama ini telah sesuai dengan prosedur penerapan protokol kesehatan ketat. Sehingga ia meyakini kegiatan PTM untuk sekolah dasar dan menengah di Jakarta sejauh ini tidak berpotensi menjadi klaster Covid-19. 

“Kemungkinan itu (penularan terjadi) dalam perjalanan (ke sekolah) atau di rumah, bukan di sekolah. Tapi untuk pastinya nunggu keterangan dari Kadinkes,” pungkasnya. (OL-7)

Baca Juga

ANTARA/Hafidz Mubarak A

Revitalisasi Pasar Petak Sembilan Perlu Kolaborasi

👤Theofilus Ifan Sucipto 🕔Minggu 22 Mei 2022, 07:15 WIB
“Maka dari itu, penataan kawasan penting dilakukan untuk terciptanya kebersihan, kerapian, dan kenyamanan bagi pedagang maupun...
Antara/Aditya Pradana Putra

PLN Perkuat Pasokan Listrik di Kawasan PIK 2

👤Insi Nantika Jelita 🕔Sabtu 21 Mei 2022, 23:00 WIB
GID 150 kV Teluk Naga II yang berlokasi di Kecamatan Kosambi, Tangerang ini merupakan GID kedua yang dibangun oleh PLN UIP...
AFP/Fayez Mureldine

Formula E Ajang Terbaik Untuk Promosi Mobil Listrik

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Sabtu 21 Mei 2022, 22:30 WIB
"Dari segi lingkungan hidup, Formula E menjadi ajang promosi yang sangat bagus untuk mobil...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya