Sabtu 18 September 2021, 13:51 WIB

Polisi Dalami Pihak yang Bantu Napoleon Saat Aniaya Muhammad Kece

Rahmatul Fajri | Megapolitan
Polisi Dalami Pihak yang Bantu Napoleon Saat Aniaya Muhammad Kece

ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso
Irjen Napoleon Bonaparte

 

IRJEN Napoleon Bonaparte diduga menganiaya tersangka kasus dugaan penistaan agama Muhammad Kece di Rutan Bareskrim Polri. Dirtipidum Bareskrim Brigjen Andi Rian Djajadi mengatakan pihaknya masih mendalami adanya kemungkinan Napoleon dibantu pihak lain saat menganiaya Muhammad Kece.

"(Terlapor) Napoleon Bonaparte. Penyidik sedang mendalami apakah dilakukan sendiri atau ada yang membantu," ujar Andi saat dihubungi, Sabtu (18/9).

Ketika disinggung mengenai motif penganiayaan yang dilakukan Napoleon, Andi masih enggan merinci. Ia mengatakan pihaknya butuh waktu untuk mendalami motif Napoleon hingga menganiaya Muhammad Kece.

Andi menjelaskan polisi sudah memeriksa 3 saksi dalam kasus dugaan penganiayaan tersebut. Ketiga saksi itu semuanya adalah narapidana (napi).

"Ya 3 saksi, semuanya napi," katanya.

Baca juga: Muhammad Kece Dianiaya Irjen Napoleon di Rutan Bareskrim Polri

Sebelumnya, Muhammad Kece membuat laporan ke Bareskrim Polri setelah mengalami penganiayaan dari sesama tahanan di Bareskrim Polri. Polri segera melakukan gelar perkara untuk menentukan tersangka penganiayaan.

"Kasusnya adalah pelapor melaporkan bahwa dirinya telah mendapat penganiayaan dari orang yang saat ini jadi tahanan di Bareskrim Polri," ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono dalam jumpa pers di kantornya, Jumat (17/9).

Rusdi mengatakan polisi telah menindaklanjuti laporan Kece itu dan menaikkannya ke tahap penyidikan. Polisi kemudian memeriksa 3 saksi dan mengumpulkan bukti-bukti terkait peristiwa tersebut.

"Saat ini kasusnya sudah pada tahap penyidikan. Tentunya penyidik sedang mengumpulkan alat-alat bukti lainnya yang relevan, tentunya untuk menuntaskan kasus ini. Nanti dari alat bukti itu akan dilakukan gelar perkara dan akan menentukan tersangka dalam kasus ini," ucap Rusdi.(OL-5)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

Izin Pemanfaatan Lahan di Zona Hijau Jadi Fokus Revisi Perda RDTR

👤Hilda Julaika 🕔Rabu 01 Desember 2021, 22:25 WIB
Ketua Bapemperda DPRD DKI Jakarta Pantas Nainggolan mengatakan, kali ini pembahasan fokus pada mekanisme pemanfaatan lahan milik warga yang...
Antara/Muhamamd Iqbal

Tangsel Masih PPKM Level Dua, Jelang Nataru Akan Makin Diperketat 

👤Syarief Oebaidillah 🕔Rabu 01 Desember 2021, 21:51 WIB
”Intinya strateginya pengetatan. Ini berlaku juga di tanggal 24 Desember mendatang hingga 2 Januari 2022," ungkap...
dok.humas Pemkot Bekasi

Pemkot Bekasi Perpanjang PPKM Level 2 Hingga 13 Desember

👤Rudi Kurniawansyah 🕔Rabu 01 Desember 2021, 17:15 WIB
PEMKOT Bekasi perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 2 covid-19 di wilayahnya mulai 30 November hingga 13...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya