Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
GUNA mengantisipasi banjir pada musim hujan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi melakukan penertiban saluran air dan kali yang rawan banjir. Ditargetkan penertiban bangunan di atas saluran air itu dapat tuntas pada bulan ini.
Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengatakan terdapat dua titik penertiban wilayah rawan banjir yang sedang dikerjakan sejak awal bulan. Yaitu wilayah kali Tanah Apit, Kecamatan Medan Satria, dan wilayah bendungan Kali Bekasi di perumahan Kemang Regency.
"Saat ini masih kita lakukan pembongkaran bangunan di atas kali. Setelah itu kita lakukan normalisasi. Baru nanti kita lakukan penertiban bangunan yang berada di bantaran kali. Harusnya bulan ini selesai," kata Tri, Kamis (16/9).
Dijelaskannya, penertiban dilakukan karena ada bangunan yang berdiri di atas saluran. Akibatnya, aliran air tidak bisa lancar dan sering terjadi banjir di wilayah tersebut. Atas kesepakatan dan pendekatan, warga menyetujui jika bangunannya ditertibkan.
"Alhamdulillah warga sepakat untuk dilakukan penertiban. Tentunya ini juga harus dibarengi oleh Pemerintah Kabupaten karena saluran ini juga masuk wilayah Kabupaten Bekasi," ungkapnya.
Ia menambahkan, sejauh ini pihaknya sudah memeriksa proses pembangunan tanggul dinding penahan tanah (DPT) di perumahan Kemang Regency. Turut mendampingi langsung Dirjen SDA Kementrian PUPR Djarot Widyoko serta Kepala BWSCC R.R. Bambang Heri Mulyono yang kebetulan juga sedang meninjau proses pembangunan tersebut.
Pada kesempatan tersebut, Dirjen SDA Kementrian PUPR Djarot Widyoko menyetujui penyelesaian persoalan kali Bekasi terutama bendungan Bekasi yang sebelumnya digunakan untuk pengendali air minum, kedepannya akan dijadikan pengendali banjir.
"Alhamdulillah, tadi sudah disepakati kali bekasi akan dikerjakan secara menyeluruh terkait permasalahan bantaran kali bekasi. Kedepan juga bendungan yang dijadikan pengendali air minum akan dibuka, dibongkar dan dijadikan pengendali banjir. Untuk air minum dan irigasi akan kita buatkan pompa dalam waktu dekat," jelasnya.
Tri juga meminta pelaksana pekerjaan untuk mengkaji drainase yang masuk ke dalam kali bekasi setelah pembangunan DPT selesai agar tidak menimbulkan masalah baru.
"Ini perlu dikaji lebih komperhensif lagi terkait drainasenya. Jangan sampai jika hujan turun, air menggenangi kawasan tersebut dan tidak terbuang ke kali. Ini yang harus dihitung," pungkasnya. (OL-8)
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan BPBD Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), besok (27/1), BMKG memprediksi akan terjadi hujan lebat di DKI Jakarta, Selasa (27/1).
penjelasan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo terkait banjir Jakarta pada Januari 2026 sudah tepat dan berbasis data ilmiah.
Pramono Anung menyiapkan 200 ekskavator untuk melakukan pengerukan di lima wilayah Jakarta cegah banjir. Sebab, BMKG memprediksi bahwa akan terjadi hujan lebat di DKI Jakarta, besok
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, sebanyak 200 ekskavator telah dikerahkan untuk pengerukan. Sebab, Jakarta diprediksi masih akan diguyur hujan lebat.
Sejumlah wilayah di Kabupaten Karawang dilaporkan terdampak banjir dalam beberapa hari terakhir. Namun, salah satu kawasan permukiman di wilayah tersebut tidak terkena imbas.
Beredar video di media sosial yang memperlihatkan Mualem mengenakan pakaian tradisional Melayu serba putih, lengkap dengan sarung dan peci hitam.
Sejumlah warga yang merupakan penghuni belasan rumah itu sempat terlibat bentrok dengan puluhan petugas gabungan yang dikerahkan.
Meski demikian, masyarakat tetap diperbolehkan merayakan malam tahun baru, tetapi dianjurkan tidak melakukannya secara berlebihan.
Dana yang digelontorkan untuk mendukung administrasi kesekretariatan hingga fasilitas kegiatan lingkungan itu langsung dikebut pencairannya oleh para ketua RW.
Pembangunan dan pengoperasian puskesmas ini merupakan perwujudan kehadiran pemerintah dalam menjamin layanan kesehatan yang lebih dekat dan mudah diakses warga.
Pameran Dagang Lokal yang menjadi agenda pembuka menghadirkan berbagai produk unggulan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Kota Bekasi.
Informasi yang sudah lama bisa dimunculkan kembali dan menimbulkan persepsi negatif terhadap pemerintah maupun lembaga pendidikan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved