Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) mencatat baru 62,04% anggota DPRD DKI Jakarta yang melaporkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tahun ini. Total sebanyak 67 orang dari 106 orang tercatat melaporkan. Dari jumlah tersebut, 61 orang laporannya sudah lengkap dan sisanya laporan 6 orang belum lengkap.
Pelaksana Tugas Sekretaris DPRD DKI Jakarta Augustinus mengatakan pihaknya sudah optimal mengupayakan agar semua anggota DPRD melakukan pelaporan tersebut setiap tahun.
Baca juga: Komnas HAM Minta Ungkap Kasus Kebakaran LP Tangerang dengan Transparan
"Sebenarnya tidak ada kendala. Kami juga sudah menyurati ke dewa. Pak Ketua DPRD juga sudah menyurati untuk mengingatkan. Cuma kayaknya harus door to door. Kalau cuma surat itu mereka suka lupa atau engga dibaca," ungkapnya saat dikonfirmasi.
Ia pun berencana untuk melakukan sosialisasi langsung kepada anggota per anggota di tiap fraksi yang belum memberikan LHKPN kepada KPK.
Menurutnya, selain tidak mengawasi surat yang masuk karena banyaknya surat dari masyarakat yang ditujukan kepada anggota dewan, banyak pula anggota yang lupa membuat LHKPN serta lupa prosedur yang harus dipenuhi dan dicatat dalam laporan tersebut.
"Sepertinya sih karena lupa bukan karena tidak mau melapor. Mereka sih pada mau lapor cuma seperti kemarin ada anggotadewan, saya lupa namanya, dia lupa apa saja yang harus dicantumkan," jelasnya.
Ada pula yang merasa tidak perlu membuat LHKPN setiap tahun karena merasa harta yang dimiliki tidak bertambah. KPK tahun ini membuat sistem aplikasi LHKPN sehingga lebih mudah untuk dipantau siapa saja pejabat negara baik eksekutif maupun legislatif yang belum maupun sudah melaporkan LHKPN.
Sementara itu, untuk tahun lalu, Augustinus menyampaikan, seluruh anggota DPRD DKI sudah membuat LHKPN.
"Tahun lalu semuanya 106 sudah. Tahun ini kurang 40-an ya mudah-mudahan segera. Nanti kita koordinasikan," tukasnya. (OL-6)
Sebuah kapal jenis SPOB (Self Propelled Oil Barge) dilaporkan menabrak salah satu pilar jembatan Mahakam I pada Minggu (8/3/2026) malam.
Kecelakaan yang melibatkan dua armada bus Transjakarta di jalur layang Koridor 13, ruas Swadarma arah Cipulir, pada Senin (23/2), mengakibatkan 23 penumpang mengalami luka ringan.
Polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti penting, mulai dari proyektil peluru hingga rekaman CCTV guna mengidentifikasi pelaku penembakan di rumah anggota DPRD Jateng.
Kepala Pusat Riset BRIN Mardyanto Wahyu Tryatmoko menilai wacana pilkada tidak langsung lewat DPRD tidak menjamin hilangnya politik uang dan justru berpotensi lebih mahal.
SISTEM pemilihan kepala daerah (pilkada) langsung yang telah berjalan dua dekade dinilai gagal mewujudkan demokrasi substansial.
Sidang pemeriksaan pendahuluan perkara tersebut digelar Kamis (4/2) dan dipimpin Ketua MK Suhartoyo, didampingi Hakim Konstitusi Daniel Yusmic P. Foekh dan M. Guntur Hamzah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved