Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
JELANG Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-76, antusiasme warga untuk membeli bendera Merah-Putih menurun drastis.
Dari pantauan, pedagang umbul-umbul dan bendera Merah Putih di sepanjang Jalan Kramat Raya, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat mengeluhkan sepinya pembeli.
Tak seperti biasanya, animo daya beli masyarakat menurun selama masa pandemi covid-19 dan perpanjangan PPKM Level 4.
Salah satu pedagang atribut dan bendera Sang Saka Merah Putih, Wanto, hanya bisa pasrah dengan kondisi saat ini.
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, jualannya kini sepi pembeli.
“Biasanya ada saja yang melintas dan beli bendera. Tapi tahun ini antusias warga ya menurun, omset pedagang otomatis ikut menurun,” ujarnya.
Ia pun berharap agar dagangannya bisa kembali ramai seperti tahun-tahun sebelumnya. Pasalnya, sebagai pedagang musiman, barang yang dijualnya hanya mencari momen satu tahun sekali.
“Sangat disayangkan warga jadi kurang semangat (mungkin) memasang bendera di rumahnya. Semoga semuanya cepat membaik,” harapnya.
Kondisi saat ini, kata Wanto, sangat sulit diharapkan. Ia pun berharap agar Pemerintah segera menyelesaikan masalah soal covid-19 dan berikan kebijakan yang bermanfaat untuk pedagang seperti dirinya.
“Hanya 40%yang beli. Saya harap semua bisa seperti dulu,” pungkasnya. (Ykb/OL-09)
, pembukaan rute-rute baru tersebut menjadi langkah lanjutan untuk mengoptimalkan konektivitas transportasi publik yang saat ini telah mencapai 92%.
Efektivitas OMC telah teruji pada saat puncak hujan akhir pekan lalu.
Pendekatan represif dan pengamanan tidak lagi memadai mulai menjadi arus utama dalam kebijakan daerah.
Pelaksanaan OMC dilakukan secara terukur dengan merujuk pada data prakiraan cuaca terbaru.
BPBD DKI Jakarta melaporkan 10 ruas jalan dan 16 RT terendam banjir setinggi 10–70 cm akibat hujan deras sejak Sabtu malam (17/1/2026).
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) menutup perdagangan terakhir tahun 2025 dengan kinerja positif, menguat tipis sebesar 2,68 poin.
Anjloknya harga emas pada perdagangan hari ini memberikan tekanan langsung terhadap sentimen saham-saham tambang emas di Bursa Efek Indonesia (BEI).
IHSG mengakhiri perdagangan Selasa sore di zona merah. Tekanan jual muncul seiring investor melakukan aksi ambil untung (profit taking) menjelang libur dan cuti bersama Natal.
Sektor non-migas menjadi pendorong utama surplus perdagangan Batam pada September 2025, dengan mesin dan peralatan listrik (HS 85) mendominasi ekspor dengan nilai US$831,02 juta.
PRESIDEN Prabowo Subianto menyatakan pentingnya dukungan terhadap investasi asing sebagai bagian dari upaya mempercepat kemakmuran nasional.
Indonesia mendorong penyelesaian perundingan reviu ASEAN-India Trade in Goods Agreement (AITIGA) pada akhir 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved