Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi DKI Jakarta sepanjang hari Rabu (11/8) ini cerah.
Data BMKG yang dipantau dari akun Twitter Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta, Rabu (11/8), menyebutkan cuaca di Jakarta pada pagi cerah di seluruh daratan Jakarta dan Kepulauan Seribu hingga memasuki siang hari.
Pada siang hari, cuaca berpotensi menjadi cerah berawan di seluruh wilayah daratan Jakarta dan Kepulauan Seribu yang bertahan sampai Kamis dinihari (12/8).
Secara keseluruhan, pada Rabu, rentang suhu udara wilayah daratan Jakarta berkisar antara 23-31 derajat Celsius, kecuali di Jakarta Pusat dan Jakarta Utara yang berkisar 24-29 derajat Celcius serta Kepulauan Seribu antara 26-29 derajat Celcius.
Untuk kelembaban udara di Jakarta pada Rabu ini, diprakirakan berkisar 55-95 persen. Jakarta Barat 55-95 persen, Jakarta Pusat 70-90 persen dan Jakarta Selatan 55-90 persen.
Lalu kelembapan udara di Jakarta Timur 55-90 persen, Jakarta Utara 70-90 persen dan Kepulauan Seribu 65-90 persen.
BMKG memprakirakan cuaca pelabuhan di DKI Jakarta cerah pada Rabu hingga pukul 19.00 WIB, kecuali di Laut Jawa bagian Barat yang berpotensi hujan ringan.
Dikutip dari laman Twitter BPBD, pukul 07.00 WIB, Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta diperkirakan cerah, kecepatan angin dari Timur ke Tenggara 6-15 knots, gelombang 0,5 sampai 1,25 meter, suhu udara antara 27 hingga 30 derajat Celcius dan kelembaban 70 sampai 84 persen. Jarak pandang antara 0,3 sampai 0,8 meter.
Cuaca cerah juga diperkirakan di Pelabuhan Sunda Kelapa, Pelabuhan Marunda Jakarta, Pelabuhan Kalibaru Jakarta, Pelabuhan Kali Adem-Muara Angke Jakarta dan Pelabuhan PPS Nizam Zachman Muara Baru Jakarta.
Untuk wilayah tersebut diperkirakan cerah, kecepatan angin dari Timur ke Tenggara 6-15 knots, gelombang 0,5 sampai 1,25 meter dengan jarak pandang sekitar 10 kilometer.
Sementara cuaca di Perairan Kepulauan Seribu diperkirakan cerah berawan, kecepatan angin dari Timur ke Tenggara 8-20 knots, gelombang 1,25 sampai 2,5 meter.
Di Teluk Jakarta, cuaca juga diperkirakan cerah berawan, kecepatan angin bertiup dari Timur ke Tenggara 7-18 knots, gelombang 0,5 sampai 1,25 meter.
Terakhir, cuaca di Laut Jawa bagian Barat diprakirakan berpotensi turun hujan ringan, kecepatan angin dari Timur ke Tenggara 10-25 knots, gelombang 2,5 sampai 4 meter.
Secara umum, angin di Utara Perairan Jawa bagian Barat umumnya bertiup dari Timur hingga Selatan dengan kecepatan angin antara 8-25 knot.
BMKG juga memberikan peringatan dini untuk mewaspadai gelombang dengan ketinggian mencapai 1,25-4 meter yang berpeluang terjadi di Perairan Kepulauan Seribu dan Laut Jawa bagian Barat. (Ant/OL-13)
Baca Juga: Besok, DKI Kembali Terapkan Kebijakan Ganjil-Genap
BMKG menyebut, kombinasi dinamika atmosfer tersebut meningkatkan potensi hujan sedang hingga lebat, bahkan hujan lebat hingga sangat lebat di beberapa wilayah Indonesia.
Memasuki siang hari, sebagian besar Jakarta mulai turun hujan kecuali Jakarta Barat yang akan berawan dan Kepulauan Seribu yang akan turun hujan disertai petir.
Untuk wilayah DKI Jakarta, hujan diproyeksikan masih akan terjadi selama satu pekan ke depan.
BMKG memprediksi kondisi cuaca cerah berawan akan terjadi di Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Utara, Kabupaten Kepulauan Seribu.
Memasuki siang hari, sebagian besar wilayah Jakarta akan berawan kecuali Jakarta Selatan dan Jakarta Timur akan turun hujan ringan.
BMKG kembali mengeluarkan peringatan bagi masyarakat Indonesia untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem dalam sepekan ke depan.
Ia menjelaskan bahwa gempabumi tektonik tersebut terjadi pada 22 Januari 2026 pukul 19.42 WIB berdasarkan hasil analisis parameter terkini.
Adapun di Jakarta Timur, genangan tercatat di 16 RT yang berada di Kelurahan Rawa Terate, Bidara Cina, Kampung Melayu, Cawang, dan Cililitan.
BMKG memberikan peringatan dini cuaca berupa potensi cuaca ekstrem hingga akhir Januari 2026 mendatang. Dalam prakiraan cuaca BMKG dijabarkan analisis mengenai pemicu cuaca ekstrem.
Berbagai pengalaman menghadapi bencana alam yang telah terjadi harus menjadi pembelajaran bagi kita agar mampu memitigasi sejumlah potensi bencana di tanah air.
BMKG mengeluarkan peringatan dini status "Siaga" untuk wilayah pantura Jawa Tengah. Status ini merupakan level tertinggi yang berlaku mulai 21 hingga 31 Januari 2026.
BMKG mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang diprediksi akan berlangsung selama sepekan ke depan, mulai 22 hingga 28 Januari 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved