Selasa 03 Agustus 2021, 08:33 WIB

Polisi Ciduk 9 Pelaku Tawuran Geng Motor di Bekasi dan Duren Sawit

Hilda Julaika | Megapolitan
Polisi Ciduk 9 Pelaku Tawuran Geng Motor di Bekasi dan Duren Sawit

ANTARA FOTO/Asep F
Ilustrasi geng motor

 

POLISI telah menciduk sejumlah remaja yang diduga melakukan tawuran antar geng motor di kawasan Jatiasih, Bekasi dan Duren Sawit, Jakarta Timur. Peristiwa tawuran ini sempat viral di media sosial (medsos) dan sampai memakan korban jiwa.

“Subdit 3 Krimum mengungkap kasus tawuran antargeng motor yang mengakibatkan meninggalnya satu orang di Jatiasih, Bekasi. Kasus pertama ada 9 orang yang kami amankan, masih ada 6 orang lagi kita lakukan pengejaran,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus kepada wartawan.

Adapun dari yang diamankan itu, terdiri dari 5 orang anak di bawah umur dan 4 lainnya remaja tanggung usia 20-22 tahun. Dengan rincian, 4 remaja tanggung itu berinisial S dan ACW selaku pembawa senjata tajam celurit dan melakukan pembacokan pada korban. Lalu, MHP selaku pekaman video aksi tawuran dan RFR joki yang mengejar korban hingga korban jatuh.

“Modusnya para pelaku mengajak tawuran, menantang melalui media sosial yang ada, lalu janjian di suatu tempat untuk nanti tawuran,” tuturnya.

Baca juga:  Polisi Tangkap Geng Motor Pencuri Kotak Amal di Bekasi

Dia menerangkan, para pelaku itu menamakan dirinya sebagai geng motor Enjoy Mabes lalu menantang geng motor lainnya, seperti geng Rumskal dan Jenferal Pekayon 505 hingga akhirnya melakukan aksi tawuran. Polisi juga menciduk pelaku geng motor lainnya di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur.

Di kawasan Duren Sawit itu, kata Yusri, ada 4 pelaku geng motor yang diciduk, 1 anak di bawah umur, 3 orang remaja berinisial HT, TM, dan STC karena terlibat pembacokan pada korban. Tawuran antar geng motor di Duren Sawit itu juga memakan korban jiwa satu anak di bawah umur.

“Kedua kasus tawuran dengan modus yang sama, saling ejek di medsos, lalu berkumpul dan menantang geng motor lainnya, janjian di suatu tempat dan melakukan aksi tawuran,” ungkapnya.

Para pelaku remaja itu pun kini dijerat pasal 170 ayat 2E dan 3E serta pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara, sedang pelaku di bawah umur dikenakan peradilan anak. Polisi akan terus melakukan patroli dan menindak para pelaku tawuran itu.(OL-5)

Baca Juga

ANTARA FOTO/ASEP FATHULRAHMAN

Kapolri Percepat Capaian Target Vaksinasi di Sumut

👤Hilda Julaika 🕔Jumat 17 September 2021, 14:39 WIB
Sigit menekankan kepada Forkopimda Sumut, ke depannya untuk terus meningkatkan akselerasi vaksinasi. Tujuannya, agar target dari Jokowi...
Antara

Hasil DNA Rampung, Jenazah Korban LP Tangerang Siapl Diserahkan ke Keluarga

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Jumat 17 September 2021, 14:37 WIB
"Saya baru dapat hasil DNA, bhwa jenazah satu WNI sudah keluar hasil DNA-nya," papar Ahmad saat ditemui di Gedung Humas Polri,...
MI/Tim Grafis

Wagub Tegaskan Mutasi Kepala BPK Tak Ada Kaitan Dengan Formula E

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Jumat 17 September 2021, 14:22 WIB
Mutasi dan rotasi di dalam sebuah organisasi, institusi, maupun perusahaan adalah hal yang...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Siap Bawa Pulang Piala Sudirman

 Terdapat empat pemain muda yang diharapkan mampu membuat kejutan di Finlandia.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya