Kamis 24 Juni 2021, 10:49 WIB

BTT Tersisa Rp84,76 Miliar, DPRD DKI: Gunakan untuk Percepat Vaksinasi

Basuki Eka Purnama | Megapolitan
BTT Tersisa Rp84,76 Miliar, DPRD DKI: Gunakan untuk Percepat Vaksinasi

ANTARA/Indrianto Eko Suwarso
Petugas menyuntikkan vaksin covid-19 kepada seorang pekerja saat vaksinasi massal di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

 

KOMISI C DPRD Provinsi DKI Jakarta mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) mempercepat vaksinasi covid-19 untuk seluruh warga yang ada di DKI Jakarta.

Salah satunya dengan memanfaatkan Biaya Tak Terduga (BTT) di APBD 2021, yang saat ini tersisa Rp84,76 miliar. Anggaran tersebut dinilai Komisi C sangat diperlukan untuk meredam angka penularan covid-19 yang sampai saat ini terus melonjak.

“Komisi C sepakat (sisa BTT) untuk penanganan covid-19 agar masyarakat Jakarta secara maksimal bisa tervaksin semua. Kalau itu sudah selesai, barulah kita konsen ke lainnya,” ujar Sekretaris Komisi C DPRD DKI, Yusuf.

Baca juga: Wagub DKI Akui RS Rujukan Covid-19 Penuh

Menanggapi hal tersebut, Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) DKI Jakarta Edi Sumantri menyatakan akan mempertimbangkan keinginan tersebut.

Pasalnya, Pemprov DKI Jakarta, sejauh ini, telah menganggarkan kegiatan belanja kesehatan untuk penanganan covid-19 sebesar 8% dari Dana Bagi Hasil Pemerintah Pusat. Di dalamnya juga telah mengakomodasi biaya vaksinasi.

Dalam kesempatan itu, Edi memaparkan BTT dari APBD 2021 dialokasikan sebesar Rp2,13 triliun. Anggaran tersebut telah terpakai untuk program kegiatan belanja SKPD sebesar Rp1,94 triliun dan kegiatan penanganan covid-19 sebesar Rp48,54 miliar.

“Jadi, sisanya dari yang telah terpakai itu sebenarnya ada Rp137,76 miliar. Tapi saat ini kita sudah mengajukan permohonan pencairan ke Inspektorat Rp53 miliar lagi untuk rencana penambahan kegiatan penanganan covid-19. Jadi sisa yang murni belum terpakai Rp84,76 miliar itu,” tandasnya.

Adapun, berdasarkan data corona.jakarta.go.id, hingga 22 Juni 2021, jumlah warga yang telah divaksin dosis kedua baru mencapai 21,5% atau 1.891.658 dari target 8.815.157 orang. (OL-1)

Baca Juga

ANTARA/Galih Pradipta

Wagub DKI Sebut Kematian Pasien Isoman Sekitar 30 Persen

👤Fachri Audhia Hafiez 🕔Rabu 04 Agustus 2021, 09:50 WIB
Menurut Ariza, tingkat kematian akibat covid-19 menurun sekitar...
MI/Dok Pemkot Bekasi

Warga Kota Bekasi Diminta tidak Takut Divaksin Covid-19

👤Rudi Kurniawansyah 🕔Rabu 04 Agustus 2021, 09:45 WIB
Warga yang belum melakukan vaksinasi, diharapkan segera mendaftarkan diri melalui RT/RW dan Kelurahan setempat dengan melakukan proses...
medcom.id

Kesembuhan 94%, Wali Kota Bekasi Minta PPKM Diturunkan ke Level 2

👤Rudi Kurniawansyah 🕔Rabu 04 Agustus 2021, 09:21 WIB
Wali Kota Bekasi meminta level PPKM diturunkan lantaran kasus aktif dan tingkat BOR sudah...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Kenyang Janji dan Pasrah Menunggu Keajaiban

Sejak peristiwa gempa bumi disertai tsunami dan likuefaksi di Palu, Sigi, dan Donggala, Sulawesi Tengah hingga kini masih banyak warga terdampak bencana tinggal di hunian sementara.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya