Kamis 24 Juni 2021, 10:41 WIB

Wagub DKI Akui RS Rujukan Covid-19 Penuh

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
Wagub DKI Akui RS Rujukan Covid-19 Penuh

MI/ANDRI WIDIYANTO
Suasana di luar IGD RSUD Cengkareng, Jakarta Barat. Pasien covid-19 terpaksa menjalani perawatan di selasar IGD karena penuh.

 

WAKIL Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengakui beberapa RS rujukan covid-19 di Jakarta sudah penuh. Kapasitas rumah sakit, baik ICU maupun bed perawatan isolasi, telah terisi 100% di beberapa RS. Hal inilah yang ditengarai menjadi penyebab pasien ditampung hingga ke selasar UGD.

"Memang ada beberapa rumah sakit pasiennya sampai ke selasar. Itu berproses karena ada yang masuk ada yang keluar," kata pria yang akrab disapa Ariza itu di Balai Kota, Rabu (23/6) malam.

Menurutnya, masyarakat yang terpapar covid-19 dan mulanya menjalani isolasi mandiri segera bergegas ke RS ketika terjadi perburukan gejala tanpa memeriksa ketersediaan bed perawatan di RS yang dituju. Hal itu menyebabkan pasien tidak tertampung dan menunggu di UGD.

Baca juga: Bantah Ada Truk Angkut Jenazah, Wagub DKI: Ambulans Masih Ada!

Meski begitu, hal ini sudah dapat diatasi manajemen rumah sakit dengan segera menambah bed perawatan serta merujuk ke RS lain.

"Jadi tidak ada masalah, semua kita kendalikan dengan baik. Di DKI sudah ada sistemnya. Sekalipun kasusnya tinggi kita masih dapat mengendalikan dengan baik, berkoordinasi dengan semua pihak, para epidemiologi, Forkompinda dan Satgas pusat," jelasnya.

Pemprov DKI Jakarta juga telah melakukan penambahan jumlah RS rujukan covid-19 dari 106 RS menjadi 140 RS dengan 13 RS di antaranya adalah RSUD yang secara penuh melayani pasien covid-19.

"Yang penting sekarang mari bersama sama dukung, seluruh masyarakat tetap berada di rumah. Laksanakan prokes secara ketat dan baik. Itu saran kami," tukasnya.

Sebelumnya, Kepala Humas RSUD Cengkareng Aris Pribadi mengakui RSUD Cengkareng telah over capacity pasien. Total ada 354 pasien covid-19 pada Rabu (23/6) sore namun bed perawatan hanya tersedia 290 unit dan ditambah 30 unit bed ruang transisi.

Pihaknya menyebutkan akan menambah 10 bed perawatan dan bantuan tenda dari BNPB untuk menanggulangi banyaknya pasien covid-19. (OL-1)

Baca Juga

ANTARA/Galih Pradipta

Wagub DKI Sebut Kematian Pasien Isoman Sekitar 30 Persen

👤Fachri Audhia Hafiez 🕔Rabu 04 Agustus 2021, 09:50 WIB
Menurut Ariza, tingkat kematian akibat covid-19 menurun sekitar...
MI/Dok Pemkot Bekasi

Warga Kota Bekasi Diminta tidak Takut Divaksin Covid-19

👤Rudi Kurniawansyah 🕔Rabu 04 Agustus 2021, 09:45 WIB
Warga yang belum melakukan vaksinasi, diharapkan segera mendaftarkan diri melalui RT/RW dan Kelurahan setempat dengan melakukan proses...
medcom.id

Kesembuhan 94%, Wali Kota Bekasi Minta PPKM Diturunkan ke Level 2

👤Rudi Kurniawansyah 🕔Rabu 04 Agustus 2021, 09:21 WIB
Wali Kota Bekasi meminta level PPKM diturunkan lantaran kasus aktif dan tingkat BOR sudah...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Kenyang Janji dan Pasrah Menunggu Keajaiban

Sejak peristiwa gempa bumi disertai tsunami dan likuefaksi di Palu, Sigi, dan Donggala, Sulawesi Tengah hingga kini masih banyak warga terdampak bencana tinggal di hunian sementara.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya