Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Momen Wagub Rano Puji Bocah SD yang Viral Naik Kereta Sendirian ke Sekolah

Akmal Fauzi
28/11/2025 15:05
Momen Wagub Rano Puji Bocah SD yang Viral Naik Kereta Sendirian ke Sekolah
Tangkapan layar yang memperlihatkan Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno bersama dengan Hafitar di Balai Kota DKI Jakarta.(ANTARA/Instagram Rano Karno.)

WAKIL Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, bertemu dengan Hafitar, siswa SD yang viral karena berangkat sekolah sendirian dengan kereta dari Tangerang menuju Klender.

Pertemuan itu dibagikan Rano melalui akun Instagram resminya. Dalam video tersebut, Rano tampak menyambut Hafitar dengan hangat.

“Ini dia yang bapak nonton tiap hari nih. Hebat kamu nak. Apa kabar? Sehat?” sapa Rano dikutip dari Instagram @h.ranokarno, Jumat (28/11).

Rano tampak antusias berbincang dengan Hafitar. Bahkan, Rano mengajak Hafitar duduk di kursi kerjanya dengan harapan agar kelak Hafitar bisa menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta seperti dirinya.

“Jadi Hafitar ini, Si Doel asli, ya, inilah. Sekolah jauh, tinggalnya di Cisauk, tapi sekolahnya di Jakarta. Setiap hari jam 3 pagi jalan. Bayangin tuh,” ujar Rano.

Tak hanya itu, Rano juga mengajak Hafitar untuk makan siang bersama dengan beberapa pemain Persija Jakarta di ruangannya sekaligus merayakan ulang tahun klub sepak bola tersebut.

Hafitar bahkan dihadiahi jersey dan bola yang ditandatangani oleh para pemain.
Sebelumnya, beredar di media sosial yang memperlihatkan Hafitar berangkat sekolah sendirian dengan menggunakan kereta dari Tangerang menuju Klender.
Dalam video tersebut, Hafitar justru tampak seperti pekerja dewasa yang biasa pulang-pergi menggunakan KRL.

Diketahui, dahulu Hafitar memang tinggal di Jakarta. Namun, sang ibu kemudian mendapat pekerjaan di kawasan Tangerang sehingga mengharuskan mereka pindah.

Hanya saja, Hafitar tidak pindah sekolah karena sudah nyaman dengan lingkungan sekolah lamanya. Alasan inilah yang membuat Hafitar mau tidak mau menempuh perjalanan jauh untuk bersekolah.

Sementara itu, Kepala Satuan Pelaksana (Kasatlak) Pendidikan Kecamatan Duren Sawit Farida Farhah menjelaskan sebelumnya, orang tua murid lainnya sempat menawarkan Hafitar untuk tinggal di rumah mereka, namun Hafitar dan ibunya menolak.
Setelah video itu viral, akhirnya sang ibu setuju untuk menitipkan Hafitar ke rumah orang tua murid tersebut.

Untuk sementara waktu, Hafitar dititipkan di rumah temannya agar tidak setiap hari menempuh perjalanan jauh ke sekolah. (P-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akmal
Berita Lainnya