Selasa 22 Juni 2021, 14:19 WIB

HUT Ke-494 Jakarta, Anies: Kolaborasi Kunci Kebangkitan Jakarta

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
HUT Ke-494 Jakarta, Anies: Kolaborasi Kunci Kebangkitan Jakarta

MI/ANDRI WIDIYANTO
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan (kedua kanan) saat apel di Lapangan Monumen Nasional, Jakarta, Jumat (18/6/2021).

 

GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria beserta jajaran Pemprov DKI Jakarta menghadiri Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta untuk Peringatan Hari Ulang Tahun Kota Jakarta ke-494.

Membuka sambutannya, Anies menjelaskan bahwa pada tahun ini merupakan fase penuntasan program-program prioritas. Untuk itu Gubernur Anies mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas kinerja seluruh tim Pemprov DKI Jakarta.

“Tahun 2021 menjadi fase penuntasan berbagai program prioritas yang tengah dijalankan. Banyak orang-orang hebat yang membantu, kerja Tim dengan basis meritokrasi Insya Allah membuat apa yang direncanakan di Jakarta bisa dieksekusi dengan baik dan hasil pembangunan yang kita laksanakan berdaya, guna mewujudkan Jakarta yang Maju Kotanya dan Bahagia Warganya,” jelasnya.

Tahun 2021 ini juga menurut Anies menjadi tahun di mana Jakarta mulai bangkit ke depan, sebagaimana tujuan pemulihan ekonomi nasional dampak pandemi Covid-19. Kegiatan perekonomian kembali bergerak, aktivitas sosial kembali berjalan, aktivitas kebudayaan kembali bermunculan.

“Kami optimis bahwa Jakarta akan bangkit dan Jakarta besok menjadi Jakarta yang lebih baik dari sebelum pandemi. Karena kita semua telah terlatih untuk menghadapi tantangan. Karena itulah, tahun ini kami mengangkat tema Jakarta Bangkit. Kondisi Jakarta tahun 2021 telah mendorong seluruh elemen masyarakat bersatu, bekerja bersama dan berkolaborasi dalam berjuang di masa pandemi menuju Jakarta Bangkit,” paparnya

Anies juga menjelaskan kiat-kiat Jakarta untuk bangkit di antaranya mengedepankan pendekatan kolaborasi dalam setiap program pembangunan, terlebih melalui Plus Jakarta yang menunjukkan Jakarta sebagai Kota Kolaborasi. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memilih untuk melihat pembangunan di Jakarta sebagai kesempatan berkiprah bagi semua, mengajak semua elemen masyarakat ikut terlibat berkarya untuk kotanya.

“Di kota Jakarta ini, kita bertemu dengan  begitu banyak yang terdidik, begitu banyak yang berkemampuan ekonomi, begitu banyak berkemampuan sosial yang bisa ikut bekerja bersama yang bisa kita libatkan, setiap aspek tersebut kami menyebutnya dengan kegiatan kolaborasi, kegiatan kerja bersama. Kami di pemerintahan memiliki kewenangan, sedangkan masyarakat punya inovasi. Ketika semua itu digabungkan maka menjadi kekuatan yang luar biasa,” jelasnya.

“Jadi kata kolaborasi adalah cerminan dari Mari Kita Bangun Jakarta sama-sama. Jakarta adalah milik kita. Kami sampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah ikut tanggung jawab, memilih untuk bersama mengurus, menjaga dan merawat Jakarta. Dengan harapan kolaborasi semua sumber daya yang ada di kota ini bisa digunakan untuk memajukan kota Jakarta,” tandasnya. (Put/OL-09)

Baca Juga

AFP/ ArunSankar

Kepolisian Bisa Manfaatkan Medsos untuk Melakukan Penyadaran Hukum 

👤Putra Ananda 🕔Sabtu 23 Oktober 2021, 20:54 WIB
"Misal anggota Polri, jika medsos mereka pergunakan untuk melakukan penyadaran hukum dan menyampaikan soal-soal kamtibmas, maka itu...
Antara

Senin, Polda Metro Panggil Rachel Vennya soal Dugaan Plat Mobil Palsu

👤Ant 🕔Sabtu 23 Oktober 2021, 20:30 WIB
Argo memastikan plat nomor B-139-RFS di mobil Vellfire warna hitam milik Rachel Vennya bukan milik kendaraan...
MI/Adam Dwi

Ini Penjelasan Polda Metro Jaya soal Mutasi Jakaria dan Ambarita ke Bidang Humas

👤Rahmatul Fajri 🕔Sabtu 23 Oktober 2021, 20:24 WIB
usri mengatakan keahlian Jakaria dalam bermedia sosial dapat dilihat dari pengikutnya yang mencapai ratusan ribu. Ia mengatakan dengan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Amendemen Konstitusi antara Ambisi Elite dan Aspirasi Rakyat

Persepsi publik mengenai cara kerja presiden lebih mengharapkan pemenuhan janji-janji politik saat kampanye ketimbang bekerja berdasarkan Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN).

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya