Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan wilayah Jakarta Timur (Jaktim), Jakarta Selatan (Jaksel) dan Jakarta Barat (Jakbar) berpotensi terjadi hujan petir disertai angin kencang, Rabu (16/6).
BMKG melalui laman resmi bmkg.go.id di Jakarta, Rabu, mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca tersebut yang diperkirakan terjadi siang dan malam hari.
Sepanjang Rabu ini, BMKG memperkirakan mayoritas wilayah di DKI Jakarta berpotensi turun hujan dari intensitas ringan hingga sedang.
Pada pagi hari, Jakarta Selatan dan Jakarta Timur diperkirakan akan berawan dan wilayah lain di DKI selain dua wilayah itu diperkirakan akan turun hujan ringan.
Memasuki siang hari, Jakarta Selatan diperkirakan akan turun hujan sedang, begitu juga Jakarta Barat, Jakarta Timur dan Jakarta Utara bakal turun hujan ringan.
Hanya di wilayah Jakarta Pusat dan Kepulauan Seribu diperkirakan akan berawan di siang hari.
Memasuki malam hari, mayoritas DKI Jakarta diperkirakan turun hujan yakni di Jakarta Barat berpotensi hujan intensitas sedang.
Kemudian seluruh wilayah di Jakarta juga diperkirakan hujan ringan, kecuali di Kepulauan Seribu diperkirakan berawan.
Sedangkan pada dini hari, mayoritas wilayah DKI Jakarta diperkirakan berawan, kecuali di Kepulauan Seribu yang diperkirakan turun hujan ringan.
Suhu udara di DKI Jakarta diperkirakan berada pada kisaran minimum 24 derajat celcius dan maksimum 33 derajat celcius.
Sedangkan tingkat kelembaban diperkirakan berada pada rentang 65 persen hingga 95 persen. (Ant/OL-13)
Baca Juga: Petani Minta Ijin Pabrik Gula di Jatim Dicabut
hujan dengan intensitas sedang – lebat disertai petir/kilat dan angin kencang berpotensi terjadi di Kabupaten Badung, Tabanan, Jembrana, Bangli, Gianyar, Karangasem, Klungkung, Buleleng
BENCANA angin puting beliung menerjang wilayah Kecamatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, pada Rabu (21/1/2026) sore. Insiden ini mengakibatkan kerusakan parah.
Berdasarkan analisis, kata dia, dinamika atmosfer tersebut berpotensi meningkatkan intensitas curah hujan di sebagian besar wilayah Bali selama periode prakiraan itu.
Kondisi ini dipicu oleh penguatan Monsun Asia dan adanya sistem tekanan rendah di selatan Nusa Tenggara Barat yang membentuk pola konvergensi atau pertemuan angin.
Kalimantan Timur, Nusa Tenggara Barat, serta sebagian Papua Barat diperkirakan masih akan mengalami cuaca basah dengan hujan sedang hingga lebat di beberapa wilayah.
Status tersebut, lanjut Andi, menjadi dasar bagi seluruh pihak untuk tetap meningkatkan kewaspadaan menghadapi dinamika cuaca yang masih berpotensi ekstrem.
Hingga Jumat (23/1) dini hari pukul 02.00 WIB, kawasan Pengasinan, Bojong Menteng, Kecamatan Rawalumbu, dilaporkan masih terendam banjir.
BMKG bersama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta serta TNI Angkatan Udara menggelar operasi modifikasi cuaca (OMC) di wilayah Jakarta dan sekitarnya
Berdasarkan analisis dinamika atmosfer terbaru, wilayah Sumatra bagian selatan, Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara diprakirakan mengalami hujan dengan intensitas tinggi.
Prakirawan Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Lestari Purba di Medan, Selasa, mengatakan, secara umum cuaca di Sumatera Utara
Suhu udara rata-rata 11 hingga 32 derajat Celcius dengan kelembaban udara 56-99 persen dan angin bertiup dari Selatan hingga Barat dengan kecepatan 3 hingga 7 km per jam.
Di tengah kondisi cuaca ekstrem saat ini, modifikasi cuaca bukan lagi sekadar opsi tambahan, melainkan prioritas utama.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved