Selasa 15 Juni 2021, 21:19 WIB

3.823 Orang Ditangkap Polisi Terkait Premanisme dan Pungli

Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Megapolitan
3.823 Orang Ditangkap Polisi Terkait Premanisme dan Pungli

MI/Angga Yuniar
Ilustrasi

 

POLRI menyatakan pihaknya menangkap 3.823 orang yang terkait kasus premanisme ataupun pungutan liar di sejumlah wilayah di Indonesia.

Penangkapan dilakukan usai Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengeluarkan instruksi kepada jajaran dikewilayahan untuk membongkar para pelaku premanisme.

"Dari tanggal 11 sampai dengan 14 Juni 2021 yang dilakukan di 1.368 titik lokasi, terdapat enam Polda," ujar Karo Penmas Brigjen Rusdi Hartono di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (15/6).

Pengungkapan terbanyak, lanjut Rusdi, dilakukan di wilayah hukum Polda Jawa Tengah, yaitu sebanyak 922 orang yang sempat diamankan.

Dari tangkapan itu, polisi 449 orang diciduk terkait kasus premanisme dimana empat kasus disidik dan 439 lainnya diberi pembinaan. Lalu, 473 orang lainnya diamankan terkait pungutan liar.

Baca juga : Polisi Tangkap 10 Preman di Pasar Tanah Abang

Kemudian, Rusdi menyebut wilayah hukum Polda Jawa Barat pihak kepolisian menangkap 894 orang. Di antaranya  348 orang ditangkap terkait kasus premanisme, 168 perkara disidik dan 180 orang dibina. Sementara, 546 orang lainnya ditangkap terkait kasus pungli dengan 92 kasus disidik dan 454 dibina.

Kemudian, di Polda Sumatera Utara polisi mengamankan 696 orang yang 20 diantaranya ditangkap berkatian kasus premanisme dengan 8 perkara disidik dan 12 lainnya diberi pembinaan. Lalu, 676 orang ditangkap terkait kasus pungli dengan 20 perkara disidik dan 656 dibina.

Yang keempat, terdapat 643 orang yang ditangkap di wilayah hukum Polda Banten.

Di Banten, sebanyak 600 orang ditangkap terkait premanisme dan diberi pembinaan untuk keseluruhan. Kemudian 43 lainnya ditangkap terkait pungli dan dibina.

Yang kelima di wilayah Polda Jawa Timur, polisi menangkap 386 orang yang di antaranya 210 orang terkait premanisme dengan 73 perkara disidik dan 137 diberi pembinaan. Sementara, 176 orang ditangkap terkait kasus pungli.

Yang terakhir, di Polda Metro Jaya menciduk 137 orang terkait kasus premanisme dengan 13 perkara disidik dan 124 lainnya diberi pembinaan. Kapolda Irjen Fadil Imran beserta jajaran mengamankan 145 orang lainnya ditangkap terkait kasus pungli dengan jumlah perkara yang disidik 16 dan 129 orang lain diberi pembinaan.

"Pembinaan dilakukan pembinaan tak dilakukan penegakan hukum. Dibuat surat pernyataan untuk tak lagi melakukan pelanggaran hukum," pungkasnya. (OL-2)

 

Baca Juga

ANTARA/M Risyal Hidayat

Plt Wali Kota Jaksel Ingatkan Warga tidak Paksakan Diri Isoman di Rumah

👤Aria Vedder 🕔Minggu 01 Agustus 2021, 07:15 WIB
Menurut Isnawa, warga terpapar covid-19 akan lebih terjamin penagangannya jika berada di tempat isolasi terkendali yang disediakan...
MI/M. Irfan

Ini Alasan Anies Jadikan Vaksin Syarat Wajib Kegiatan Usaha

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Minggu 01 Agustus 2021, 01:03 WIB
“Dari 4,2 juta orang ber-KTP DKI Jakarta yang sudah divaksin minimal dosis pertama, hanya 2,3% yang tetap terinfeksi. Angkanya kecil...
MI/Kisar Rajagukguk

Siswa Miskin di Depok Ditolak Masuk Sekolah

👤Kisar Rajagukguk 🕔Sabtu 31 Juli 2021, 17:49 WIB
RATUSAN lulusan sekolah nenengah pertama (SMP) dari keluarga kurang mampu di Kota Depok terancam putus sekolah lantaran ditolak...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Pemerintah Afghanistan Hadapi Krisis Eksistensial

 Laporan SIGAR menggarisbawahi kekhawatiran pasukan Afghanistan tidak siap untuk melakukan pertahanan yang berarti

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya