Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
PALANG Merah Indonesia (PMI) DKI Jakarta melakukan penyemprotan massal cairan disinfektan ratusan sekolah di seluruh DKI, Sabtu (12/6).
Penyemprotan terkait rencana dibukanya Pembelajaran Tatap Muka (PTM) sekolah di wilayah DKI. Secara serentak penyemprotan dimulai di SMAN 112, Kembangan Jakarta Barat. Sebelum menyebar ke lokasi, petugas disinfeksi mengikuti apel yang dipimpin Ketua PMI DKI Rustam Effendi.
Pada kesempatan tersebut juga diserahkan peralatan penyemprotan disinfektan kepada perwakilan sekolah.
Usai apel, petugas langsung melakukan penyemprotan seluruh area SMAN 112 mulai dari halaman, lantai, ruang kelas dan ruangan lainnya, kursi, meja, pintu, jendela, hingga pagar dan sebagainya. Selanjutnya ratusan petugas dan puluhan armada/kendaraan penyemprot cairan disinfektan dilepas di depan SMAN 112 untuk menyebar ke sekolah sekolah di seluruh wilayah DKI.
Baca juga: 17.002 Lulusan SMP di Depok tidak Tertampung di SMA-SMK Negeri
Ketua PMI DKI Rustam Effendi mengatakan penyemprotan sekolah untuk mendukung rencana PTM. “Hari ini kita masuk ke lingkungan sekolah sekolah yang ada di DKI. Ke depan, mulai hari ini seluruh sekolah di DKI kita lakukan penyemprotan. Ini sebagai bentuk dukungan PMI kepada Pemda DKI, bilamana Pemda DKI ingin melakukan belajar dengan tatap muka,” ujarnya.
Ditegaskan, pihaknya siap menyupport PTM. “Sekali lagi, bila Pemda DKI ingin PTM kita siap mendukung dan melakukan penyemprotan disinfektan. Hari ini kita lakukan secara serentak di DKI, seluruh sekolah dan seterusnya. Hari ini kita mulai, ada sekitar 150 titik, selanjutnya kita lakukan juga di sekolah sekolah yang belum disemprot disinfektan,” kata Rustam. (OL-4)
SEKRETARIS Jenderal Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Dudung Abdul Qodir mengapresiasi keputusan pemerintah untuk tetap menerapkan pembelajaran tatap muka.
KEPUTUSAN pemerintah membatalkan rencana pembelajaran jarak jauh (PJJ) pada April 2026 dinilai sebagai langkah tepat di tengah kekhawatiran penurunan kualitas pendidikan.
KETUA Bidang Advokasi Guru P2G, Iman Zanatul Haeri mengatakan bahwa keputusan pemerintah tetap memberlakukan sekolah tatap muka sudah tepat. Namun, kegiatannya harus berkualitas.
“Dalam situasi seperti ini, keselamatan adalah prioritas utama. Kewajiban kita memastikan seluruh masyarakat berada dalam kondisi aman,”
Unpad EdEx juga telah meresmikan kerja sama perdana dengan PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney yang merupakan BUMN Holding Industri Aviasi dan Pariwisata Indonesia.
DINAS Pendidikan Kota Depok, Jawa Barat (Jabar) mengabaikan Instruksi Wali Kota Nomor 12 Tahun 2023 tentang pengendalian pencemaran udara dengan tidak menerapkan PJJ.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved