Selasa 08 Juni 2021, 22:50 WIB

Klaster Keluarga di Kota Bekasi Mendominasi Kasus Covid-19

Rudi Kurniawan | Megapolitan
Klaster Keluarga di Kota Bekasi Mendominasi Kasus Covid-19

MI/ Furqon
Ilustrasi

 

KLASTER keluarga masih mendominasi penambahan positif Covid-19 di Kota Bekasi. Sedikitnya terdapat 7 kelurahan yang mengalami penambahan kasus terkonfirmasi dalam klaster keluarga.

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan penambahan klaster keluarga itu antara lain Kelurahan Aren Jaya 20 kasus, Kelurahan Jatirangon, 18 kasus, Kelurahan Kayuringin, 14 kasus, Kelurahan Bojong Menteng 13 kasus, Kelurahan Jatiraden 11 kasus, dan Kelurahan Kota Baru sebanyak 11 kasus.

"Hasil evaluasi penanganan Covid-19 pekan 4 Juni 2021 bahwa kembali menurun untuk kasus kesembuhannya menjadi 97,97 % (turun 0,3%) dan angka kasus aktif menjadi 0,74 %," terang Rahmat Effendi yang akrab disapa Pepen, Selasa (8/6).

Pepen menjelaskan, berdasarkan data Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi, kasus terkonfirmasi Covid-19 masih tersebar pada 12 kecamatan. Hal itu lantaran masih banyak aktifitas masyarakat yang melakukan perjalanan dan kembali dari luar kota.

"Terdata, kasus per kecamatan yang bisa dibilang masih banyak aktifitas masyarakat yang melakukan perjalanan dan kembali dari luar kota yang masih menjadi kesadaran masyarakat dalam pembatasan," ujarnya.

Sejauh ini, lanjutnya, kasus terbesar ditemukan di Bekasi Timur dan Jatisampurna dengan masing-masing 39 kasus, Bekasi Selatan 38 kasus, Bekasi Utara 37 kasus, Bekasi Barat 30 kasus, Mustikajaya 25 kasus, Pondok Melati 24 kasus, Jatiasih 24 kasus, Medan Satria 22 kasus. Kemudian Rawalumbu dan Bantargebang masing-masing 20 kasus, serta Pondok Gede dengan 12 kasus.

Pepen mengungkapkan, saat ini Kota Bekasi masih berada di zona kuning. Sesuai instruksi Mendagri dimana kasus dalam 1 RT masih terbatas 1-2 rumah, hanya dilihat dari kasus aktif ada rumah dengan jumlah kasus aktif 1-7 kasus.

Ia juga mengingatkan kepada aparatur pemerintah untuk saling berkoordinasi karena di kelurahan adalah garda terdepan selain RT/RW. Jika ada 10 pasien isolasi mandiri pada saat ini di tegaskan untuk lockdown kembali melalui semi lockdown di wilayah. Selain itu, pengetatan melalui 3 T juga harus dilakukan oleh Puskesmas di wilayah, karena di Kota Bekasi sudah menjadi zona kuning.

"Maka itu, tingkat kewaspadaannya harus benar-benar dijaga," tegasnya.

Sementara Kapolres Metro Bekasi Kota Komisaris Besar (Kombes) Aloysius Suprijadi mengatakan dari evaluasi penanganan Covid-19 telah terjadi klaster baru pada Kota Kudus yang terjadi dengan tenaga kesehatan. Hal itu mengakibatkan peran TNI dan Polri untuk segera membantu dalam penanganannya.

"Sehingga kita berharap tidak terjadi di Kota Bekasi ini. Kota Bekasi sudah mampu untuk jenis penanganan Covid-19 yang sudah turun menjadi zona kuning, dan juga perkembangan ekonomi dalam masa pandemi ini harus ditingkatkan," ungkapnya.

Menurut Kapolres, sinergitas peran Forkopimda sudah menjadi satu aksi dalam sosialisasi kepada warga Kota Bekasi. Diantaranya terjun langsung sosialisasikan penegakan protokol kesehatan, penggalakkan 5 M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengunakan hand sanitiser) dan penerapan 3 T (Tracing, Tracking dan Treatment) untuk warga sekitarnya yang telah mengalami adanya indikasi penyebaran virus Covid-19.

"Kita memiliki satgas Covid-19 di Kota Bekasi yang selalu mensinergitaskan peraturan demi peraturan, semua harus berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Bekasi, Polres Metro Bekasi Kota, Kodim 0507 Bekasi, dan Forkopimda lainnya," pungkasnya. (OL-8)

 

Baca Juga

ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

PPKM Diperketat, Pengunjung Mal Diperkirakan Tinggal 10%

👤Insi Nantika Jelita 🕔Selasa 22 Juni 2021, 04:55 WIB
Pasalnya, pemerintah mengatur ada pembatasan jam operasional dan pengunjung pusat perbelanjaan selama dua minggu...
ANTARA FOTO/Galih Pradipta

Wagub DKI Tegaskan Kebijakan Rem Darurat Kewenangan Pusat

👤Mediaindonesia 🕔Selasa 22 Juni 2021, 04:40 WIB
Pengaturan dari pemerintah pusat ini diterapkan dalam rangka adanya koordinasi, sinkronisasi, harmonisasi, dan kerja sama yang baik...
Dok.MI

Perayaan Ultah Jakarta Digelar Secara Virtual

👤Mediaindonesia 🕔Selasa 22 Juni 2021, 01:10 WIB
Perayaan hari lahir Jakarta tahun ini secara virtual seperti tahun sebelumnya untuk menunjukkan rasa syukur sekaligus doa atas keselamatan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Jakarta sedang tidak Baik-Baik Saja

SEPEKAN ini warga Ibu Kota mengalami kecemasan akibat meningkatnya kembali kasus positif covid-19 secara signifikan.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya