Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menilai wajar jika ada ASN yang mengundurkan diri dari jabatannya. Hal itu dikatakannya kala menanggapi mundurnya Kepala Badan Pengelola Aset Daerah (BPAD) DKI Jakarta Pujiono.
Pria yang akrab disapa Ariza itu mengatakan, adanya mutasi, demosi, promosi hingga ada yang mengundurkan diri dalam sebuah organisasi pekerjaan adalah hal yang lumrah sehingga ia menilai tidak perlu membesar-besarkan masalah tersebut.
"Ya itu kan wajar, namanya promosi, mutasi ya itu wajar. Nggak ada masalah," kata Ariza, Kamis (20/5).
Menurutnya, hal terkait mutasi, promosi, dan demosi maupun mundurnya pejabat dari posisinya pasti karena berbagai faktor seperti alasan kesehatan maupun alasan kinerja. Untuk Kepala BPAD Pujiono yang menjadi alasannya adalah terkait kinerja.
Di sisi lain Ariza membantah bahwa ASN di DKI yang mengundurkan diri disebabkan oleh tekanan dari atasan alias gubernur atau tekanan dari pihak lain.
Baca juga : Klaster Covid-19 Lebaran Mulai Muncul di Jakarta
"Oh nggak ada. Pihak partai di DPRD semua mendukung menjadi mitra kerja yang baik. Tidak ada tekanan seperti itu," tegasnya.
Sementara itu, terkait adanya isu bahwa pejabat yang baru diangkat harus menandatangani dokumen yang menyatakan rela mengundurkan diri bila terjadi masalah, Ariza mengaku belum mengetahui hal tersebut.
"Oh saya nggak tahu. Nanti cek ke kepegawaian," tandasnya.
Sebelumnya, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta Maria Qibtiya membenarkan bahwa Kepala BPAD DKI Pujiono mundur dari jabatannya. Ia menyebutkan alasan kinerja yang tidak mencapai target menjadi penyebab Pujiono memilih mundur.
Pujiono bukanlah kepala SKPD pertama yang mundur dari jabatannya. Sebelumnya juga ada Sri Mahendra Satria yang mundur dari Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), mantan penasihat KPK Mohammad Tsani Annafari yang mundur dari Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Junaidi mundur dari Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, dan Kelik Indriyanto yang mundur dari posisi Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman. (OL-7)
Gubernur Pramono Anung menerbitkan surat edaran agar warga DKI Jakarta melapor ke RT/RW atau kelurahan sebelum mudik Lebaran.
Penataan ini mencakup perbaikan badan jalan, trotoar, hingga sistem drainase guna mengantisipasi genangan air.
Strategi ini merupakan bagian dari komitmen Pemprov DKI untuk meminimalisasi risiko banjir dan titik genangan yang sering mengganggu mobilitas warga saat puncak musim hujan.
Pemprov DKI Jakarta akan mengevaluasi izin lapangan padel menyusul keluhan warga soal kebisingan. Pramono Anung siap beri sanksi tegas jika melanggar aturan.
PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta menyatakan komitmen penuh untuk memperkuat ekosistem olahraga sepak bola putri.
Bank Jakarta resmi mendukung Pelita Jaya Jakarta sebagai sponsor di musim Indonesian Basketball League (IBL) 2026.
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, bertemu dengan Hafitar, siswa SD yang viral karena berangkat sekolah sendirian dengan kereta dari Tangerang menuju Klender
WAKIL Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengatakan pihaknya mendukung reuni akbar 212 yang akan digelar di Lapangan Monumen Nasional (Monas), Selasa (2/12).
Indonesia dan Pakistan sudah memiliki hubungan persahabatan sejak sebelum kemerdekaan.
Rano mengatakan, rekomendasi percepatan program pengentasan stunting atau tengkes membutuhkan pendekatan spesifik di berbagai wilayah.
Masyarakat Betawi biasanya andilan untuk membeli kerbau sebulan sebelum Lebaran. Kerbau itu dipelihara hingga dua hari jelang Lebaran, kerbau tersebut dipotong dan dibagikan.
Bau yang keluar dari RDF karena masih adanya sejumlah peralatan yang belum beroperasi maksimal. Wagub meminta perbaikan dilakukan dalam waktu satu pekan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved