Selasa 18 Mei 2021, 12:35 WIB

Rumah Warga yang Kembali dari Mudik Ditempeli Stiker

Theofilus Ifan Sucipto | Megapolitan
Rumah Warga yang Kembali dari Mudik Ditempeli Stiker

MI/ANDRI WIDIYANTO
Petugas memasangkan stiker tanda pada rumah pemudik yang baru kembali ke Jakarta di kawasan Lenteng Agung, Jakarta.

 

PENGAWAS covid-19 berbasis komunitas mikro bakal menempel stiker khusus di rumah warga yang mudik saat larangan mudik. Stiker itu guna mengetahui apakah warga yang mudik memiliki surat bebas covid-19 setelah kembali dari kampung halaman.

"Ada atau tidak hasil swab antigen ketika mereka pulang. Kalau tidak ada, kita swab di tempat," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus saat dihubungi, Selasa (18/5).

Yusri mengatakan pengawas itu terdiri dari RT, RW, Bintara Pembina Desa (Babinsa), dan Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas). Mereka telah mendata warga yang mudik bersama tenaga kesehatan di tingkat mikro.

Baca juga: Polda Metro Jaya Tes Acak 666 Pengemudi Saat Arus Balik

Masyarakat yang positif saat di-swab di tempat, kata Yusri, rumahnya bakal ditempeli stiker lagi yang menandakan keluarga sedang isolasi mandiri. Bahkan, anggota keluarga bisa dirujuk ke rumah sakit terdekat bila memerlukan penanganan khusus.

"Kita tempel stiker di rumah ini sementara isolasi mandiri mulai tanggal berapa sampai tanggal berapa," tutur dia.

Yusri mengimbau pemudik yang tidak punya surat bebas covid-19 segera ke Polsek terdekat. Mereka bisa memanfaatkan tes swab antigen gratis.

Langkah berikutnya, yakni mengajak masyarakat yang tidak mudik membuat spanduk bersama. Spanduk berisi penolakan kedatangan warga yang kembali dari mudik namun tidak membawa surat bebas covid-19.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta Gugus Tugas RT/RW mendata warga yang pulang mudik Lebaran 2021. Hal ini dilakukan untuk mencegah lonjakan kasus covid-19 pascaliburan Idul Fitri 2021.

"Gugus Tugas RT/RW, dikoordinasi dengan jajaran camat, lurah, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa akan bersama-sama melakukan pendataan atas warga yang masuk ke wilayah itu," ucap Anies dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (14/5).

Anies menerangkan ketua RT/RW bersama Gugus Tugas akan memonitoring dan memantau warga. Mereka harus memastikan warga dalam keadaan sehat ketika sampai di wilayah masing-masing.

"Dan akan dilakukan rapid test antigen," pungkas Anies. (OL-1)

Baca Juga

Ant/Hafidz Mubarak

Kota Bekasi Belum Maksimal Ramah Bagi Disabilitas

👤Rudi Kurniawansyah 🕔Rabu 16 Juni 2021, 07:35 WIB
Kota Bekasi masih kurang ramah bagi para disabilitas. Selama ini kaum difabel tidak pernah diajak ikut...
dok.mi

BMKG: Jaktim, Jaksel dan Jakbar Berpotensi Hujan dan Angin Kencang

👤Muhamad Fauzi 🕔Rabu 16 Juni 2021, 07:30 WIB
Sepanjang Rabu ini, BMKG memperkirakan mayoritas wilayah di DKI Jakarta berpotensi turun hujan dari intensitas ringan hingga...
Antara

Wisma Atlet Penuh, Pemprov DKI Siapkan Lokasi Isolasi di Ragunan dan TMII

👤Selamat Saragih 🕔Selasa 15 Juni 2021, 22:02 WIB
Data terbaru 15 Juni 2021, jumlah pasien di RS Wisma Atlet sudah mencapai 5.453 orang atau mencapai 83,9% dari kapasitas yang...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Orang Rimba masih Berjuang untuk Diakui

MATA Mariau tampak berkaca-kaca kala menceritakan perihnya derita kehidupan anggota kelompoknya yang biasa disebut orang rimba.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya