Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
POLDA Metro Jaya telah memutarbalikan 64 ribu kendaraan selama masa pelarangan mudik dalam sepekan terakhir atau sejak 6 Mei hingga 13 Mei. "Total jumlah kendaraan yang diputar balik 64.612," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus dalam keterangannya, Kamis (13/5).
Yusri mengatakan 64 ribu kendaraan tersebut diputarbalikkan dari 44 titik pemeriksaan, yakni 22 titik penyekatan dan 23 check point. Yusri menjelaskan dari 44 titik pemeriksaan tersebut, polisi telah memeriksa kelengkapan surat jalan 131.218 kendaraan.
Pengendara roda dua menjadi yang paling banyak diperiksa dengan total 47.627 kendaraan. Sementara untuk mobil pribadi, sebanyak 13.880 kendaraan yang diputarbalikkan selama 8 hari terakhir.
Lebih lanjut Yusri mengatakan pihaknya pun turut memutarbalikkan sejumlah travel gelap. Travel gelap ini kerap digunakan warga untuk bisa mudik Lebaran tahun ini. "Ada 17 travel gelap kita putar balik," ungkap Yusri.
Pemerintah menerapkan kebijakan larangan mudik Lebaran tahun ini dari 6 Mei hingga 17 Mei 2021. (OL-15)
Polisi mengungkap jejak pelaku penyiraman air keras terhadap aktivis Andrie Yunus. Rekaman CCTV menunjukkan aksi dilakukan secara terencana sejak awal.
Polda Metro Jaya identifikasi dua terduga pelaku penyiraman air keras aktivis KontraS, BHC dan MAK. Polisi sebut total pelaku diduga lebih dari 4 orang.
Polisi ungkap identitas eksekutor penyiraman air keras Andrie Yunus (Kontras) berinisial BHC dan MAK lewat rekaman CCTV asli tanpa rekayasa AI.
Polda Metro Jaya ungkap kronologi penyiraman cairan berbahaya ke aktivis KontraS Andrie Yunus. Pelaku terbagi tim pantau & eksekutor. Cek detailnya!
POLDA Metro Jaya mengungkap perkembangan kasus penyiraman Aktivis Kontras Andrie Yunus dengan mengungkap wajah dua terduga pelaku.
Update kasus penyiraman air keras aktivis KontraS, Andrie Yunus. Polda Metro Jaya uji forensik helm dan wadah cairan kimia untuk lacak DNA dan sidik jari pelaku
KALANGAN aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Cianjur, Jawa Barat, dilarang menggunakan fasilitas kendaraan dinas untuk keperluan mudik pada Idulfitri 1443 Hijriyah.
Anggota Komisi VI DPR RI Rudi Hartono Bangun mengaku, saat ini harga Tanda Buah Segar (TBS) milik petani sawit sudah anjlok ke Rp1000 akibat kebijakan larangan ekspor.
Budi menginstruksikan jajarannya untuk berkoordinasi dengan kepolisian untuk melakukan pengawasan terhadap operasi angkutan bus maupun travel gelap.
Meski pemerintah sudah mengizinkan diharapkan masyarakat tidak terlalu bereforia mengingat pandemi ini belum usai.
Untuk mengantisipasi terjadinya gelombang ketiga penyebaran covid-19.
"Kami minta masyarakat bersabar dan tidak mudik Iduladha tahun ini. Lindungi diri, keluarga dan orang di sekitar kita dari bahaya covid-19,"
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved