Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Ketua DPRD DKI Jakarta Zita Anjani merasa prihatin terhadap wacana pemerintah pusat yang hendak mulai melonggarkan pembatasan kegiatan masyarakat di tengah pandemi dengan membuka tempat wisata. Hal itu disesuaikan oleh Pemprov DKI dengan wacana pembukaan tempat karaoke keluarga.
Padahal ada sektor pendidikan yang menurutnya perlu lebih diperhatikan.
"Saya sedih melihat kondisi pendidikan kita hari ini. Kebijakan pusat hingga daerah, tidak ada yang berpihak pada pendidikan. Pendidikan anak bukan hanya soal kurikulum, tambah kurang, atapun kali bagi. Melainkan dunianya bermain, belajar, serta mengenali peran dan statusnya," kata Zita dalam keterangan resmi, Sabtu (13/3).
Baca juga: Wabup Bandung Barat Minta Warga Tunda Liburan
Menurut anggota Fraksi PAN itu, memprioritaskan sekolah untuk dibuka adalah bentuk kasih sayang dari pemerintah. Sehingga ia merasa sedih, ketika Pemprov DKI ingin membuka ruang hiburan, namun tidak untuk pendidikan.
"Saat anak-anak dibatasi ke sekolah, sang dewasa diberi kebebasan ke tempat karaoke. Di mana sebetulnya posisi pendidikan dalam prioritas Pemprov DKI? Saya berharap Pak Gubernur segera bertindak, kurangi beban anak. Datanglah ke mereka. Hadirkan kembali dunianya, buat anak DKI kembali tersenyum," tegas putri dari Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan itu. (OL-4)
Thomas Djiwandono mengusulkan agar pemerintah dan bank sentral meninggalkan skema burden sharing yang diterapkan pada masa pandemi covid-19.
Melihat ancaman besar terhadap keberlanjutan layanan kesehatan dasar, dr. Harmeni mendirikan Symptomedic, platform telemedisin dan layanan pengantaran obat.
ANCAMAN kesehatan global kembali muncul dari Tiongkok. Setelah virus corona yang menyebabkan pandemi covid-19, kali ini virus baru influenza D (IDV) ditemukan.
Sengketa gaji Cristiano Ronaldo dengan Juventus terkait penundaan pembayaran saat pandemi covid-19 masih berlanjut. Putusan arbitrase dijadwalkan 12 Januari 2026.
Teknologi vaksin mRNA, yang pernah menyelamatkan dunia dari pandemi covid-19, kini menghadapi ancaman.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved