Kamis 04 Maret 2021, 11:21 WIB

Soal Pembukaan Sekolah, NasDem DKI: Jakarta Harus Zona Hijau Dulu

Hilda Julaika | Megapolitan
Soal Pembukaan Sekolah, NasDem DKI: Jakarta Harus Zona Hijau Dulu

ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan
Ilustrasi sekolah tatap muka

 

VAKSINASI covid-19 sudah sampai ke tenaga pendidik seperti guru di Jakarta. Pemerintah pun membuka peluang pembukaan sekolah tatap muka pada Juli 2021 jika vaksinasi pada tenaga pendidik selesai pada bulan Juni.

Merespons ini, Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi NasDem Nova Harivan Paloh mengatakan pembukaan sekolah tak semudah itu. Ia meminta Jakarta harus menjadi zona hijau covid-19 terlebih dahulu untuk bisa membuka sekolah dan belajar secara tatap muka.

“Kalau saya, zona kita harus hijau dulu baru bisa dilaksanakan (sekolah tatap muka). Soalnya yang baru divaksin kan tenaga pendidiknya. Sedangkan anak-anak ketika mencapai sekolah bisa ke mana-mana,” kata Nova saat dihubungi, Kamis (4/3).

Terlebih, saat ini anak-anak merupakan usia yang belum bisa divaksin. Seperti diketahui, vaksinasi covid-19 mensyaratkan rentang usia 18-59 tahun dan kelompok lanjut usia. Di sisi lain, penalaran anak-anak terkait covid-19 dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pun belum sempurna.

Sehingga dengan angka penularan covid-19 yang masih tinggi, pembukaan sekolah dinilai masih terlalu berisiko. Apalagi saat ini ada varian virus covid-19 yang baru dengan penyebaran yang lebih cepat.

“Itu yang saya khawatirkan karena penalaran anak soal PHBS masih perlu bimbingan. Kalau semua wilayah sudah zona hijau baru boleh untuk sekolah dibuka,” jelasnya.

Baca juga: Sekolah Tatap Muka Dimulai Jika 70% Warga Divaksin

Nova juga memberikan alternatif jika pada satu wilayah administrasi sudah zona hijau. Misalnya Jakarta Selatan sudah zona hijau maka diperbolehkan membuka sekolah dengan tetap melakukan penerapan protokol kesehatan.

“Jadi pembukaannya secara bertahap. Misal, Jakarta Selatan zona hijau dulu dibuka, lalu Jakarta Barat, selanjutnya yang zona hijau silakan buka sekolah. Jadi bertahap tapi tetap dipantau protokol kesehatannya,” sarannya.

Sementara itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyatakan pihaknya belum membuat keputusan pembelajaran tatap muka untuk tahun ajaran 2021/2022 yang dimulai pada Juli 2021. Pemprov DKI, jelasnya, masih fokus meningkatkan pola pembelajaran jarak jauh agar efektif bagi para peserta didik.

"Sekolah tatap muka nanti kita akan lihat, kita belum membahas sejauh itu. Yang penting kita pastikan anak-anak dalam suasana pandemi ini bisa belajar dengan baik, bisa menerima materi dari para gurunya, itu jauh lebih penting yang kita pikirkan," kata pria yang karib disapa Ariza itu.(OL-5)

Baca Juga

ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

Polisi Rekayasa Lalin di Istana Presiden untuk HUT RI

👤Selamat Saragih 🕔Selasa 16 Agustus 2022, 23:08 WIB
Ditlantas Polda Metro Jaya telah menyiapkan 500 personel untuk menjaga kelancaran lalu lintas di lokasi upacara maupun kawasan lain yang...
MI/Ramdani

Anies Luncurkan Jakhabitat dan Aplikasi Sirukim

👤Khoerun Nadif Rahmat 🕔Selasa 16 Agustus 2022, 22:55 WIB
Jakhabitat merupakan integrasi sejumlah program Pemprov DKI Jakarta yang berfokus pada penyediaan hunian yang layak bagi...
MGN

Pengacara Brigadir J Ragu Putri Chandrawathi Alami Masalah Psikologis

👤Rahmatul Fajri 🕔Selasa 16 Agustus 2022, 22:42 WIB
"Dia menyuap atau diduga menyuap anak buahnya waras. Kenapa setelah saya lapor ke polisi, jadi gangguan jiwa,"...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya