Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERHATI masalah transportasi Budiyanto mengatakan penghapusan tilang di jalan merupakan sebuah upaya untuk mencegah praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme atau KKN. Saat ini, kata ia, dengan adanya teknologi, penindakan terhadap pelanggar lalu lintas bisa dimaksimalkan melalui electronic traffic law enforcement (E-TLE).
"Dengan sistem E-TLE pertemuan antara pelanggar dengan petugas dapat dihindari, KKN bisa dihindari. Dengan sistem E-TLE akan lebih efektif," kata Budiyanto, ketika dihubungi, Jumat (22/1).
Ia mengatakan Polda Metro Jaya telah memberlakukan E-TLE di sejumlah ruas jalan ibu kota. Ia mengatakan secara bertahap kamera E-TLE harus diperbanyak dan dipasang di seluruh jalanan ibu kota.
"Teknisnya bertahap karena infrastrukturnya cukup mahal. Gandeng Pemda untuk membantu penyiapan CCTV," kata Budiyanto.
Selain mendukung adanya E-TLE, Budiyanto juga menyetujui adanya regulasi dashcam di setiap mobil. Hal ini dilakukan untuk membuat pengendara lebih awas dan tidak asal-asalan, karena ada kamera yang merekam di dalam mobil. Namun, untuk penerapannya perlu dibuat regulasi yang jelas.
Baca juga : Ternyata, di Jakarta Lebih Banyak Laki-laki Dibanding Perempuan
"Kalau mau diadakan saya kira bagus. Yang penting harus ada dasar hukumnya," kata Budiyanto.
Sementara itu, pengamat transportasi lainnya, Joko Setyowarno mengatakan di negara lain, seperti Malaysia dan Singapura telah meninggalkan praktik tilang di jalan. Ia mengatakan hal serupa juga perlu dilakukan di tanah air.
Meski dalam penerapannya nanti ada sejumlah kendala, ia mengatakan dengan pembahamsan yang matang dan koordinasi antarpihak yang terkait, tilang elektronik menjadi sangat efektif menekan tingkat pelanggaran dan mencegah praktik KKN.
"Meski ada beberapa kendala dan tantangan, dalam artian plat nomornya ditutup, lalu ternyata yang ditilang bukan yang melakukan, karena masyarakat juga salah saat jual beli kendaraan. Tapi, saya kira wilayah yang sudah memasang E-TLE tinggal saling bantu dan mematangkannya," kata Joko. (OL-7)
Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya profesionalisme, persatuan, dan kedekatan dengan rakyat dalam tubuh TNI dan Polri
KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak menyebut Presiden Prabowo menekankan evaluasi berkelanjutan dan peningkatan kinerja TNI-Polri demi rakyat.
Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri Jimly Asshiddiqie menilai reformasi Polri tak bisa instan karena 30 aturan internal perlu dibenahi.
Lemahnya fungsi pengawasan dinilai menjadi titik krusial yang menghambat keberhasilan agenda reformasi Polri
Presiden Prabowo Subianto memberikan pengarahan kepada jajaran TNI dan Polri dalam rapat pimpinan (rapim) yang digelar di Istana Kepresidenan, Senin (9/2).
SEJUMLAH kementerian dan lembaga negara membahas penguatan moderasi beragama.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved