Senin 18 Januari 2021, 17:19 WIB

Kasus Grab Toko, Penyidik Periksa 2 Korban Penipuan

Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Megapolitan
Kasus Grab Toko, Penyidik Periksa 2 Korban Penipuan

Ilustrasi
Dugaan Penipuan

 

DIREKTORAT Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri  telah melakukan pemeriksaan terhadap dua korban penipuan situs jual-beli daring Grab Toko.

Kabag Penum Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan menyebutkan bahwa penyidik siber melakukan pemeriksaan terhadap korban yang ditipu hingga puluhan juta rupiah.

"Sampai dengan saat ini telah dilakukan pemeriksaan terhadap 2 korban an. YMH (30) dengan kerugian Rp71.690.500 dan AS (52) dengan kerugian Rp11.298.500," ucap Ahmad di Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (18/1).

Namun, Ahmad tak menjelaskan lebih detil terkait hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh penyidik siber.

Sebelumnya, penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri memeriksa dua karyawan PT. Grab Toko yakni inisial CD (30) selaku supervisor dan AR (39) selaku head sales sebagai saksi dalam penyidikan kasus dugaan penipuan toko daring Grab Toko dan pencucian uang.

Baca juga : Tersangka Dugaan Penghinaan Habib Luthfi Sakit, Minta Pembantaran

"Ada dua karyawan PT. Grab Toko yang sudah dilakukan pemeriksaan yaitu inisial CD dan AR," kata Ahmad.

Adapun Direktur Utama Grab Toko Yudha ditangkap lantaran diduga pelaku penipuan daring dan pencucian uang.

Yudha diamankan berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/B/0019/I/2021/Bareskrim.

"Pelaku meminta bantuan pihak ketiga untuk membuat website belanja daring. Website ini juga diketahui menggunakan hosting di luar negeri," ucap Dirtipidsiber Bareskrim Polri Brigjen Slamet Uliandi.

Kasubdit II Dittipidsiber Bareskrim Polri KBP Adex Yudiswan mengatakan ada 980 orang yang memesan barang elektronik dari situs GrabToko. Namun, hanya sembilan yang menerima barang pesanan tersebut. "Sembilan barang yang dikirimkan kepada costumer ternyata dibeli pelaku di ITC dengan harga normal," tuturnya. (OL-2)

 

Baca Juga

Antara

DKI Larang Restoran Gelar Live Music Selama Ramadan

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Selasa 13 April 2021, 19:20 WIB
Kegiatan usaha rumah makan atau restoran dapat beroperasi dengan mengedepankan protokol kesehatan ketat, serta mengikuti aturan Pemprov DKI...
Antara

Ramadan, Jam Operasional Transjakarta tidak Berubah

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Selasa 13 April 2021, 18:25 WIB
Namun, Transjakarta menerapkan kebijakan khusus bagi pelanggan saat Ramadan. Pelanggan diperbolehkan berbuka puasa di area Transjakarta...
Dok MI

Pemilik Toko Kelontong di Pasar Rebo Luka Dibacok Perampok

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 13 April 2021, 18:15 WIB
Seorang pemilik warung kelontong di Jalan Haji Enjong, Pasar Rebo, Jakarta Timur, mengalami luka bacok di beberapa bagian tubuh setelah...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Salah Kaprah Salurkan Energi

Kenakalan remaja pada masa lalu hingga masa kini masih ada, bahkan semakin meninggi. Itu terjadi karena remaja sering kali mementingkan solidaritas grup.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya