Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMANDAN Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri Kombes Hery Wijatmoko mengungkapkan pihaknya telah mengidentifikasi sebanyak 24 korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 hingga Sabtu (16/1). Sejauh ini proses identifikasi dilakukan melalui dua metode yaitu sampel DNA dan sidik jari.
Penerapan metode tersebut didasarkan dari data postmortem atau data bagian tubuh korban yang telah ditemukan oleh Tim SAR gabungan. Tidak menutup kemungkinan dua metode itu digabungkan untuk memperkuat hasil identifikasi korban.
Hery Wijatmoko menjelaskan yang teridentifikasi melalui sampel DNA ada 12 korban dan sidik jari 12 korban. Sisanya tiga korban teridentifikasi dari sampel DNA dan sidik jari.
"(Proses identifikasi) satu saja sudah cukup (antara sampel DNA atau sidik jari), tapi ternyata ada dua-duanya, jadi lebih menguatkan untuk proses pencocokan," ujar Hery dalam konferensi pers, Minggu (17/1).
Secara terpisaah Kepala Tim Rekonsiliasi dari DVI Polri Kombes Agung Widjajanto mengatakan proses identifikasi juga dapat dilakukan melalui properti yang digunakan korban saat sebelum terbang. Hal itu akan dicocokan dengan data keterangan dari keluarga.
"Mungkin lain kali ada yang melalui properti, misalnya cincin yang khas, gigi sampai saat ini belum ditemukan bagian rahang yang cukup bisa dilakukan pemeriksaan," jelasnya.
Tim DVI Polri telah mengidentifikasi korban sejak Senin (11/1), sebanyak satu orang atas nama Okky Bisma. Pada Selasa (12/1), teridentifikasi empat korban atas nama Khasanah, Fadly Satrianto, dan Asy Habul Yamin.
Baca juga: 17 Korban Sriwijaya Air SJ 182 Terima Santunan dari Jasa Raharja
Kemudian pada Rabu (13/1) teridentifikasi dua korban atas nama Indah Halimah Putri, dan Agus Minarni. Pada Kamis (14/1), teridentifikasi enam korban atas nama Ricko, Ihsan Adhlan Hakim, Supianto, Pipit Piyono, Mia Tresetyani dan Yohanes Suherdi.
Selanjutnya pada Jumat (15/1), teridentifikasi lima orang atas nama Toni Ismail, Dina Amelia, Yudha Parastika, Putri Wahyuni dan Rahmawati. Kemudian pada Sabtu (16/1), teridentifikasi tujuh orang atas nama Rosi Wahyuni, Rizki Wahyudi, Nelly, dan Beben Sopian. Kemudian jasad Makrufatul Yeti Srianingsih, Arifin Ilyas, serta Arneta Fauzia.
Sehingga total terdapat 24 korban telah teridentifikasi melalui sidik jari dan sampel DNA. Pesawat Sriwijaya Air dengan call sign SJ-182 rute Jakarta-Pontianak hilang kontak pukul 14.40 WIB, Sabtu (9/1). Pesawat berjenis Boeing 737-500 dengan nomor registrasi PK CLC itu lepas landas dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, pukul 14.36 WIB. Posisi terakhir pesawat itu berada di 11 mil laut utara Bandara Soetta, tepatnya di sekitar Pulau Laki, Kepulauan Seribu. Pesawat tercatat hendak menambah ketinggian dari 11 ribu ke 13 ribu kaki. Pesawat mengangkut 62 orang yang terdiri atas 50 penumpang dan 12 kru.(OL-5)
Dugaan sementara, titik api dipicu oleh gangguan pada instalasi kelistrikan.
Hingga Selasa malam, total korban meninggal bencana di Sumatra mencapai 755 jiwa dan 647 orang masih dinyatakan hilang berdasarkan data terbaru pada dashboard penanganan bencana.
Jumlah korban tewas akibat kebakaran hebat yang melanda sebuah kompleks apartemen di Hong Kong kembali meningkat.
Sebuah tornado menerjang kawasan Houston, Texas bagian tenggara, pada Senin (24/11) waktu setempat dan menyebabkan kerusakan pada lebih dari 100 rumah.
Presiden Prabowo Subianto menegur keras dunia pendidikan setelah kasus perundungan di SMPN 19 Tangerang Selatan kembali memakan korban jiwa.
Pemerintah Spanyol menambah 500 pemadam kebakaran, menjadi total 1.900 orang untuk mengatasi kebakaran hutan. Korban jiwa bertambah menjadi empat orang.
Keempat maskapi tersebut adalah Lion Air, Airfast Indonesia, Sriwijaya Air, dan NAM Air.
FANDY Lie (FL), adik bos Sriwijaya Air Hendry Lie segera diadili dalam kasus tindak pidana korupsi pengelolaan tata niaga komoditas timah.
KEJAKSAAN Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) menyampaikan pihaknya belum dapat memanggil bos Sriwijaya Air atau tersangka dari kasus korupsi timah, Hendry Lie alias HL
Permasalahan yang dimaksud yaitu perubahan thrust lever (tuas dorong) sebal kiri menjelang ketinggian 11 ribu kaki.
Nurcahyo mengaku pihaknya tak mengetahui penyebab suara pilot tak terekam. Diduga, pilot tidak menggunakan headset atau perangkat komunikasi selama mengudara.
“Bahwa benar adanya akun Instagram Sriwijaya Air telah diretas, dan kini kami berupaya secepatnya agar akun tersebut pulih seperti sediakala."
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved