Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 171.998 peserta didik di Jakarta tidak memiliki gawai untuk melakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ).
Hal itu diketahui berdasarkan data Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta pada September-Oktober 2020. Tidak hanya peserta didik, 12.649 pendidik juga terdata tidak memiliki gawai untuk membuat bahan ajar dalam kegiatan PJJ.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, untuk mengatasi masalah tersebut, Pemprov DKI Jakarta akan membuat program kolaborasi sosial berskala besar (KSBB).
Baca juga: Budidaya Hidroponik Mandiri Santri Hidayatullah
"Ini adalah bentuk gotong royong dalam aksi konkret, sehingga muncul KSBB. Mengapa ini dilakukan? Maksudnya supaya kepemilikan masalah ada pada kita semua," kata Anies dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (26/11).
Anies menambahkan, program KSBB pendidikan ini dilatarbelakangi kondisi pandemi yang membuat siswa terpaksa belajar melalui metode PJJ.
Namun, lanjutnya, tidak bisa dipungkiri, tidak semua warga Jakarta memiliki infrastruktur fasilitas dan konektivitas untuk mengakses PJJ.
"Sebagian lagi memiliki perangkat, tapi konektivitas internetnya lemot. Bahkan ada yang fasilitas dan konektivitasnya tidak dapat mereka akses," ungkap Anies.
Karena itu, muncul gagasan untuk berkolaborasi dalam memberikan gawai kepada peserta didik dan guru yang belum memiliki gawai untuk PJJ.
Anies mengatakan, terdapat dua tipe calon kolaborator yaitu donatur yang memberikan langsung ke sekolah atau melalui perantara aggregator.
Untuk kriteria penerima bantuan gawai yaitu peserta didik yang tidak memiliki gawai dan tenaga pendidik non-PNS yang tidak memiliki laptop atau komputer.
Paket bantuan gawai untuk peserta didik yakni tablet layak pakai atau smartphone. Sedangkan untuk pendidik bisa diserahkan dan menjadi milik sekolah untuk dipinjamkan kepada pendidik berupa komputer layak pakai atau laptop layak pakai.
Baca juga: Aplikasi Warung Pangan Hadirkan Fitur Baru
Untuk memberikan bantuan melalui program KSBB pendidikan, semua pihak bisa membuka laman corona.jakarta.go.id/ksbbpendidikan dan melanjutkan untuk memilih kategori bantuan yang akan diberikan.
Gawai yang terkumpul dari donatur saat ini berjumlah 1.208 gawai yang akan didistribusikan kepada penerima bantuan beserta Kartu Internet Belajar Jakarta berisi kuota internet, ujar Anies. (Ssr/A-3)
Menko PMK Pratikno mendorong proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka berjalan seperti biasa di tengah situasi krisis global saat ini.
Pagi yang cerah menandai hari pertama masuk sekolah di awal tahun 2026 di SDN Jombang 05,Ciputat, Kota Tangerang Selatan,Senin (5/12/2026).
KEPALA Badan Bahasa, Hafidz Muksin, menilai peran bahasa daerah pada kegiatan belajar mengajar (KBM) menjadi hal yang positif untuk menarik minat belajar siswa.
Mentari Intercultural School menggandeng Positive Education Schools Association (PESA) untuk mengadopsi Positive Education sebagai pendekatan utama dalam proses belajar mengajar.
Salah satu usaha pemerintah untuk meningkatkan mutu dan uji kompetensi tenaga pendidik di Indonesia adalah dengan memberikan sertifikasi guru,.
KONDISI ruang kelas di Madrasah Tsanawiyah Swasta Teungku Chik Dayah Cut Tiro, Kabupaten Pidie, Aceh, sangat memprihatinkan.
Saat ini terdapat perbedaan rekomendasi antara pemerintah pusat dan pemerintah provinsi terkait pola kerja fleksibel.
KETUA PP Muhammadiyah sekaligus pengamat pendidikan dan sosial, Anwar Abbas, mengatakan bahwa proses belajar-mengajar memang sebaiknya dilaksanakan secara tatap muka.
SEKRETARIS Jenderal Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Dudung Abdul Qodir mengapresiasi keputusan pemerintah untuk tetap menerapkan pembelajaran tatap muka.
KEPUTUSAN pemerintah membatalkan rencana pembelajaran jarak jauh (PJJ) pada April 2026 dinilai sebagai langkah tepat di tengah kekhawatiran penurunan kualitas pendidikan.
KETUA Bidang Advokasi Guru P2G, Iman Zanatul Haeri mengatakan bahwa keputusan pemerintah tetap memberlakukan sekolah tatap muka sudah tepat. Namun, kegiatannya harus berkualitas.
PENGAMAT dan praktisi pendidikan Indra Charismiadji menilai wacana pembelajaran jarak jauh atau PJJ maupun work from home atau WFH tak berkaitan dengan kualitas pendidikan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved