Selasa 24 November 2020, 16:48 WIB

Wagub DKI Imbau Tokoh Agama Jadi Teladan Tes Covid-19

Selamat Saragih | Megapolitan
Wagub DKI Imbau Tokoh Agama Jadi Teladan Tes Covid-19

MI/M. Irfan
Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria

 

WAKIL Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, meminta para tokoh agama, tokoh masyarakat dan pimpinan organisasi bisa menjadi contoh dan teladan bagi masyarakat termasuk pengikutnya untuk melakukan tes PCR jika sudah melakukan kegiatan yang melibatkan banyak orang. Apalagi jika tes PCR tersebut dilakukan pemerintah, karena hasil tracing dari orang yang terpapar Covid-19.

“Terlebih bagi tokoh-tokoh masyarakat, tokoh-tokoh agama, pimpinan harus menjadi contoh menjadi teladan agar para pengikutnya, para pendukungnya, para anggotanya semua dengan suka rela, kebesaran hati, berjiwa sportif (mengikuti tes),” ujar Ariza sapaan akrab Ahmad Riza Patria pada acara penanaman pohon dan penebaran benih ikan di Markas Koopsau I, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Selasa (24/11).

Menurut Ariza, keteladanan dari para tokoh dan pimpinan sangat penting untuk bersama-sama mencegah penyebaran Covid-19 di Jakarta. Semakin banyak yang terlibat dalam penanganan Covid-19, maka semakin cepat dan mudah untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Ini memastikan agar Jakarta berkurang penyebaran Covid-19, juga kita bisa memutus mata rantai. DKI sendiri setiap hari lebih dari 8.000, 9.000 melakukan PCR test, jadi kami minta bantuan, dukungan masyarakat untuk bekerja sama,” imbau Ariza.

Baca juga: Ada Vaksin, Pengusaha Minta Prokes Tetap Diterapkan Disiplin

Dia juga meminta kesadaran dari masyarakat untuk proaktif melakukan tes PCR jika bergejala dan terlibat dalam aktivitas yang melibatkan banyak orang.

Menurut Ariza, hal ini penting, bukan saja untuk menyelamatkan diri yang bersangkutan, tetapi juga menyelamatkan orang lain khususnya keluarga dan masyarakat di sekitarnya.

“Perlu kami sampaikan juga kita sudah punya Perda terkait penanganan Covid-19, bagi siapa saja warga Jakarta tidak ingin, menolak dites, dikenakan denda sebesar Rp5 juta bahkan bisa sampai Rp7 juta. Kami ingin masyarakat punya kesadaran yang baik dan penuh untuk melakukan tes, terlebih bagi mereka yang baru gejala atau telah positif maupun sedang melaksanakan kegiatan-kegiatan yang melibatkan orang banyak,” ungkapnya. (OL-4)

Baca Juga

Antara

Esok, Transjakarta Perpanjang Jam Oprasional

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Senin 25 Januari 2021, 23:40 WIB
Sebelumnya, layanan Transjakarta hanya sampai pukul...
ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

Minta Anies Mundur, Politikus Gerindra Ditegur Partai

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Senin 25 Januari 2021, 20:37 WIB
Menurut Gerindra, kritik yang disampaikan Ali merupakan pendapat pribadi dan bukan berasal dari partai. Wakil Ketua Umum Partai Gerindra...
Antara

Pemprov DKI Siapkan Lahan Baru untuk Jenazah Pasien Covid-19

👤Selamat Saragih 🕔Senin 25 Januari 2021, 20:04 WIB
"Ada 190 orang yang harus dimakamkan/hari. Makanya jaga kesehatan, menerapkan protokol kesehatan supaya jangan terjadi kematian tiap...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya