Senin 16 November 2020, 19:30 WIB

Polisi Kantongi Akun Penyebar Video Porno Hampir Mirip Gisel

Rahmatul Fajri | Megapolitan
Polisi Kantongi Akun Penyebar Video Porno Hampir Mirip Gisel

dok.MI
Ilsutrasi

 

POLISI telah mengantongi satu akun media sosial yang menyebarkan video syur mirip artis Gisella Anastasia atau Gisel secara masif. Sebelumnya, polisi telah menahan dua tersangka yang menyebarkan video asusila itu, karena menyebarkan secara masif di Twitter.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan satu akun ini telah didalami oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus dan diduga menyebarkan lebih masif dari dua tersangka yang diamankan sebelumnya.

"Ada satu akun sekarang ini, masih didalami oleh penyidik Siber Dirkrimsus Polda Metro Jaya. Sepertinya satu akun ini lebih masif lagi menyebarkan," kata Yusri, ketika ditemui di kantornya, Senin (16/11).

Yusri mengatakan pihaknya kini masih mengejar pihak yang menyebarkan secara masif video asusila itu. Setelah itu, pihaknya akan mengejar penyebar pertama dan memastikan siapa pembuat video, serta memastikan orang yang ada dalam video itu.

"Kita di sini masih mengejar penyebar masifnya, sambil berjalan kita mencari tahu siapa penyebar pertamanya," kata Yusri.

Lebih lanjut, Yusri mengatakan pihaknya telah memeriksa saksi ahli dari IT untuk mencari titik terang video asusila itu. Ia mengatakan besok juga akan memanggil Gisel sebagai saksi untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Mantan istri aktor Gading Marten itu diperiksa pada Selasa (17/11) besok di Polda Metro Jaya.

"Jadi G diapnggil dulu, sebagai saksi terhadap tersangka yang sudah kita amankan. Siapa yang dua diamankan ini? Dia adalah akun yang masif menyebarkan," kata Yusri.

Sebelumnya, video asusila mirip Gisel berdurasi 19 detik beredar di media sosial pada Sabtu (7/11). Nama Gisel kemudian menjadi trending topic di Twitter imbas video itu. Gisel sendiri telah memberikan komentar dan mengaku wanita di video itu bukan dirinya.

Polisi kemudian menaikkan kasus video asusila itu ke tahap penyidikan, karena memuat unsur pidana. Polisi menyebut adanya pelanggaran Pasal 27 ayat 1 junto pasal 45 di UU nomor 19 tahun 2016 tentang ITE. Lalu, Pasal 8 juncto di pasal 38 UU nomor 44 tahun 2008 tentang Pornografi. (OL-4)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Galih Pradipta

Anies Pasrahkan Koordinasi PPKM ke Pusat, PDIP Meradang

👤Hilda Julaika 🕔Jumat 22 Januari 2021, 20:39 WIB
Padahal seharusnya, sambung Gilbert, para gubernur Jakarta dan daerah penyangga (Bodetabek) harus duduk...
Antara/Hafidz Mubarak A

DKI-Bodetabek Pastikan Bersinergi Selama PPKM

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Jumat 22 Januari 2021, 20:14 WIB
Menurutnya, sinergi dalam menanggulangi wabah covid-19 di antara pemerintah Jabodetabek sudah cukup...
MI/Kisar Rajagukguk

Cegah Covid di Masjid Kejari Depok Bagikan Sajadah

👤Kisar Rajagukguk 🕔Jumat 22 Januari 2021, 19:33 WIB
UNTUK ikut memutus penyebaran Covid-19, Kejaksaan Negeri Kota Depok membagikan sajadah gratis. Karena  melihat masih banyak warga yang...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya