Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM kampanye nasional cuci tangan pakai sabun yang berlangsung pagi ini, Wali Kota Bogor Bima Arya menyebut sebanyak 16% warganya masih memercayai bahwa covid-19 adalah konspirasi. Sementara itu, hanya 29% warga yang meyakini bahwa covid-19 benar-benar ada dan tidak percaya konspirasi. Lalu masih ada 50% warga yang berada di tengah-tengah pendapat tersebut.
"Angka swing-nya masih besar ditambah dengan angka warga yang tidak percaya," kata Bima, Kamis (15/10).
Bima menegaskan dengan besarnya angka swing opinion atau warga yang berpendapat di tengah-tengah merupakan penanda bahwa tugas edukasi dan sosialisasi mengenai bahaya covid serta pencegahannya oleh pemerintah masih panjang.
Untuk itu, sosialisasi dan edukasi perlu dilakukan secara terus-menerus sehingga angka warga yang memercayai dan memahami covid semakin besar. Dengan demikian, edukasi dan pengendalian wabah bisa dilakukan dengan maksimal.
Selain itu, pemerintah pusat dan daerah juga harus bersinergi dengan merangkul berbagai media baik 'mainstream' maupun yang 'non mainstream'. Sebab, dari hasil survei tersebut diketahui pula bahwa, masyarakat paling percaya dengan informasi yang wara-wiri di televisi dan bukan dari kanal-kanal media pemerintah yang resmi.
"Edukasi harus lebih maksimal. Ketika ditanya sebagian besar menerima informasi dari televisi dan bukan dari kanal-kanal pemerintah. Oleh karena itu kata kuncinya adalah kerja sama dengan kanal media baik mainstream maupun non mainstream," ujar Bima.
Survei yang dilakukan oleh Kota Bogor ini juga bekerja sama dengan Nanyang Technological University (NTU), Singapura serta lembaga Lapor Covid.
Dalam survei tersebut juga diketahui bahwa masyarakat paling percaya informasi yang dikatakan oleh dokter atau tenaga medis. Selain itu di tempat kedua, pihak yang paling dipercayai oleh masyarakat adalah tokoh agama, ketiga pejabat, dan selebritis di tempat keempat.
baca juga: DPRD DKI Minta Anies Segera Jelaskan Prosedur Vaksin
"Kabar baiknya, warga masih lebih percaya pejabat ketimbang selebritis. Tapi ini juga jadi penanda bagi pemerintah agar bisa mengkombinasikan penyebarluasan informasi antara memanfaatkan porsi tenaga medis dengan para tokoh agama. Karena bagaimanapun tokoh agama ini ada di posisi kedua yang paling dipercaya oleh masyarakat," tukasnya.(OL-3)
Naiknya tinggi muka air Bendung Katulampa ini terjadi sejak Kamis (22/1) siang. Hal tersebut bisa terjadi karena wilayah puncak Bogor diguyur hujan.
Korban adalah gurandil atau penambang emas tanpa ijin (PETI) yang menggali, mencari emas di sekitar area pertambangan milik Aneka Tambang (Antam) UBPE Pongkor.
Langkah ini diambil untuk menekan intensitas hujan di daratan dengan cara menebar garam di awan-awan hujan sebelum memasuki wilayah pemukiman padat.
Kabar yang menyebutkan adanya ledakan maupun ratusan orang terjebak di dalam lubang tambang. Menurut dia, informasi yang menyebut angka 700 korban berasal dari kesalahpahaman
Masyarakat diimbau waspada, terutama di wilayah Bogor yang diprediksi akan mengalami hujan lebat disertai potensi bencana hidrometeorologi.
Antam, sambung dia, memastikan bahwa tidak terdapat kejadian ledakan sebagaimana yang diinformasikan dalam konten yang beredar, serta tidak ada karyawan Antam
Sandi mengungkapkan kegiatan ini rencananya akan dilaksanakan setiap bulan dengan materi yang beragam.
Ada beberapa langkah antisipatif yang mulai diterapkan Puskesmas Warungkondang untuk mencegah penyebaran covid-19.
Munculnya kembali covid-19 tentu perlu diantisipasi. Karena itu, saat ini Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif memitigasi penyebaran covid-19, terutama pada sektor pariwisata.
Saat ini, kelima pasien tersebut hanya bergejala ringan. Mereka sedang melakukan isolasi mandiri di rumah.
Bupati memastikan terpaparnya warga tersebut saat yang bersangkutan berada di luar daerah.
Galeri menjadi catatan sekaligus spirit agar warga Jabar tak gentar, namun tetap waspada menghindari penularan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved