Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Gubernur Provinsi DKI Jakarta Ahmad Riza Patria atau yang akrab disapa Ariza bersama Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Perikanan (KPKP) Provinsi DKI Jakarta Suharini Eliawati mengunjungi Pasar (Resto) Apung Muara Angke yang telah selesai dibangun.
Dalam kesempatan tersebut, Ariza menyatakan keberadaan Resto Apung itu dapat meningkatkan kenyamanan pengunjung menikmati sajian aneka kuliner ikan dan makanan laut.
"Insya Allah, dalam waktu dekat akan beroperasi dengan 29 pedagang olahan ikan. Tempat kita makan ini selama ini di sini, yang memang enak, tapi terkendala tempatnya belum representatif. Ada asapnya banyak, kemudian bau ikan. Sekarang, dengan adanya Resto Apung yang baru dibangun dan segera akan kita operasikan, semoga tidak hanya kualitasnya baik, rasanya enak, tapi juga kebersihannya terjaga, tidak ada asap dan tidak bau," terang Ariza, Minggu (11/9) malam.
Baca juga: PSBB Transisi, Restoran di DKI Boleh Layani Makan di Tempat
Kemudian, Ariza mengatakan Resto Apung dapat menjadi lokasi penunjang untuk meningkatkan aktivitas perekonomian, khususnya kesejahteraan nelayan di sekitar Muara Angke.
"Mudah mudahan ini menambah pendapatan, khususnya bagi UMKM dan pendapatan di sekitar pasar ikan tersebut," tambahnya.
Lebih lanjut, Ariza turut memperhatikan kondisi pasar grosir ikan yang berada di sekitar Resto Apung. Terdapat 360 pedagang yang masih menjalankan aktivitas perekonimian meski masih dalam suasana covid-19.
"Saya diinfokan bahwa omset mereka saat ini cukup baik. Masyarakatnya sangat disiplin menerapkan protokol kesehatan," tambah Ariza.
Sejak 2014, Pasar Grosir Ikan tersebut telah diakui sebagai tempat pembelian hewan laut tanpa formalin. Hal itulah yang menurut Ariza harus terus ditingkatkan dalam menjaga kualitas dan kesehatan komoditas yang ada di pasar tersebut.
"Sehingga seluruh warga Jakarta yang mengonsumsi ikan tidak hanya mendapatkan ikan yang berkualitas, tapi juga segar dan tanpa formalin. Inilah terus yang akan kita tingkatkan bersama," terang Ariza.
Pembangunan ini juga merupakan bentuk keberpihakan pemerintah pada masyarakat kecil, khususnya pedagang ikan dan para nelayan.
"Semua mendapat kesempatan yang sama, kesempatan yang luas. Insya Allah akan meningkatkan kualitas dan tentu pendapatan bagi para pedagang. Dan akhirnya dapat meningkatkan pendapatan dan kegiatan para nelayan," pungkasnya. (OL-1)
Dengan rentang harga yang terjangkau, yakni mulai dari Rp20.000 hingga Rp65.000, Gedong Heritage menyasar berbagai lapisan masyarakat, mulai dari anak muda hingga kalangan keluarga.
Hikiniku to Come secara literal berarti daging giling dan nasi, merefleksikan konsep freshly grilled hamburg yang dinikmati dengan nasi hangat yang mengepul.
Secara historis, sate bulayak merupakan makanan khas dari Kecamatan Narmada, Lombok Barat.
Bagi masyarakat Maluku Utara, Lalampa bukan sekadar makanan, melainkan tradisi yang tak terpisahkan dari momen kebersamaan.
Rumah Makan Padang Nan Lamak resmi dibuka di Jakarta Selatan. Sajikan rendang dan ayam goreng khas Solok dengan resep autentik Minang dan konsep made-to-order.
Bukan sekadar nasi kari biasa, menu ini dikenal dengan porsi melimpah, rasa kuah kari yang khas, dan harga yang ramah di kantong.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved