Jumat 18 September 2020, 13:46 WIB

Kebut Pembangunan LRT Jabodebek, KAI Dapat Pinjaman Rp4,2 Triliun

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
Kebut Pembangunan LRT Jabodebek, KAI Dapat Pinjaman Rp4,2 Triliun

Antara/Indrianto Eko
Aktivitas pengerjaan proyek LRT Jabodebek di kawasan Rasuna Said, Jakarta.

 

PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menandatangani perjanjian perubahan dan pernyataan kembali atas perjanjian kredit sindikasi proyek LRT Jabodebek sebesar Rp4,2 triliun. Itu termasuk tambahan pembiayaan depo dan stasiun.

Pinjaman ini merupakan tambahan atas pinjaman sebelumnya pada 2017, yakni Rp18,1 triliun untuk kredit investasi dan Rp1,15 triliun untuk kredit modal kerja.

Dengan tambahan pinjaman, penyelesaian depo dan stasiun proyek LRT Jabodebek diharapkan terealisasi sesuai jadwal. Adapun penandatanganan addendum perjanjian tersebut dilakukan di dua tempat, yaitu Gedung Jakarta Railways Center (JRC) dan Kantor Pusat PT KCI dengan metode virtual, Jumat (18/9).

Baca juga: Menhub Targetkan LRT Jabodebek Selesai 2021

Serta, menerapkan protokol kesehatan ketat. Mulai dari menjaga jarak, memakai masker, mencuci tangan, hingga menunjukkan surat hasil rapid test atau swab test.

Penandatangan perjanjian fasilitas kredit dilakukan 15 bank Sindikasi. Terdiri dari Himbara, BPD, bank swasta nasional dan bank swasta asing. Di antaranya, Bank Mandiri, BNI, BRI, BCA, CIMB Niaga, PT SMI, Bank DKI, MUFG, Bank Sumut, Bank Permata, Bank BJB, hingga Bank Papua.

Mewakili KAI, penandatanganan dilakukan Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo. Sementara itu, bank sindikasi diwakili masing-masing direksi atau yang dikuasakan.

Penandatanganan juga disaksikan secara virtual oleh Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi, Kementerian BUMN, Kementerian Keuangan, dan Kementerian Perhubungan.

Baca juga: Wow, Soekarno-Hatta Dinobatkan Bandara Paling Aman dari Covid-19

“Dengan dukungan penuh dari perbankan, kami optimis LRT Jabodebek dapat selesai tepat waktu. LRT Jabodebek akan menjadi andalan baru masyarakat untuk bertransportasi dari Bogor, Depok dan Bekasi, menuju Ibu Kota,” ujar Didiek dalam keterangan resmi, Jumat (18/9).

Lebih lanjut, dia mengatakan penandatanganan ini sebagai komitmen KAI dan perbankan terhadap proyek LRT Jabodebek, yang ditargetkan beroperasi pada pertengahan 2022. Penandatanganan ini juga bentuk kolaborasi KAI dan perbankan dalam pembangunan infrastruktur di Indonesia.

“Adanya transportasi massal yang diandalkan dapat semakin meningkatkan mobilitas masyarakat. Sehingga, mempercepat pemulihan ekonomi nasional,” papar Didiek.(OL-11)

 

Baca Juga

AFP

Hari Ini, PTPN Laporkan Rizieq Shihab ke Polisi

👤Siti Yona Rukmana 🕔Jumat 22 Januari 2021, 22:18 WIB
Rizieq dipolisikan terkait penggunaan lahan tanpa izin di Pondok Pesantren Alam Agrokultural Markaz Syariah, Kecamatan Megamendung,...
ANTARA FOTO/Galih Pradipta

Anies Pasrahkan Koordinasi PPKM ke Pusat, PDIP Meradang

👤Hilda Julaika 🕔Jumat 22 Januari 2021, 20:39 WIB
Padahal seharusnya, sambung Gilbert, para gubernur Jakarta dan daerah penyangga (Bodetabek) harus duduk...
Antara/Hafidz Mubarak A

DKI-Bodetabek Pastikan Bersinergi Selama PPKM

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Jumat 22 Januari 2021, 20:14 WIB
Menurutnya, sinergi dalam menanggulangi wabah covid-19 di antara pemerintah Jabodetabek sudah cukup...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya