Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Mohammad Daeng Faqih mengatakan penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) total di Jakarta bisa efektif mengurangi penularan dengan catatan harus dilakukan dengan berbagai upaya yang optimal.
Upaya-upaya tersebut di antaranya melakukan pengawasan ketat terhadap aktivitas warga dan implementasi gerakan 3M (mencuci tangan, menjaga jarak, dan memakai masker) di seluruh tempat tidak terkecuali lingkungan permukiman warga.
"Kalau bisa usulan saya manfaatkan pos-pos di RT dan RW. Karena kondisi memungkinkan tingkat RT RW untuk bisa dibuat pos-pos pengawasan keluar masuk warga. Lain ya dilarang dan diawasi. Kalau diawasi masuk apakah ada indikasi. Kalau ada cepat dilakukan pemeriksaan, dilakukan testing, dilihat hasilnya. Kalau itu dilakukan di tingkat RT dan RW di kmpung-kampung oleh pimpinan RT dan RW dan tokoh-tokoh masyarakat di situ mungkin Jakarta bisa mereda wabahnya," kata Daeng saat dihubungi Media Indonesia, Kamis (10/9).
Baca juga: Jelang PSBB Total, Taman Margasatwa Ragunan Masih buka
Kegiatan pengawasan yang menyeluruh ini sangat diperlukan untuk mendorong tumbuhnya kesadaran masyarakat terkait pencegahan penularan covid-19.
Pemprov DKI juga bisa melibatkan aparat TNI dan Polri yakni Bhabinkatibmas. Namun, kehadiran aparat juga harus didukung kedisiplinan yang meningkat dan upaya 3T (testing, tracing, dan treatment) yang optimal dari pemda.
"Jadi ini sudah kerja semesta. Pemda, petugas kesehatan, dan aparat tidak bisa sendiri, harus ada masyarakat yang juga sadar. Ini harus bersama-sama dengan tokoh masyarakat, ada pini sepuh yang dilibatkan gotong royong menuntaskan covid-19," tegasnya.
Sebelumnya, kemarin, Pemprov DKI Jakarta memutuskan menarik rem darurat dan menghentikan PSBB Transisi dan beralih ke PSBB total. PSBB total akan dimulai pada Senin (14/9) mendatang. (OL-1)
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved