Kamis 10 September 2020, 03:15 WIB

Penyerangan Polsek Ciracas Berawal dari Miras

Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Megapolitan
Penyerangan Polsek Ciracas Berawal dari Miras

Dok. Wikipedia
Komandan Puspomad, Letjen Dodik Widjanarko.

 

PENYERANGAN terhadap Polsek Ciracas, Jakarta Timur, Sabtu (29/8/2020) dini hari, dipicu berita bohong yang disebar Prada MI.

Berdasarkan hasil pemeriksaan Pusat Polisi Militer TNI AD (Puspomad), Prada MI berbohong karena mengalami kecelakaan tunggal akibat sebelumnya minum minuman keras.

“Ada perasaan takut kepada satuan apabila diketahui sebelum kecelakaan lalu lintas tunggal yang bersangkutan minum minuman keras,” tutur Komandan Puspomad Letjen Dodik Widjanarko di Jakarta, kemarin.

Dodik menerangkan, motif karena perasaan takut dihukum diperkuat keterangan saksi atas nama Serka ZBH dan Prada AM yang mengonsumsi minuman keras bersama Prada MI. “Tersangka Prada MI diketahui hanya minum sebanyak dua gelas,” ungkap Dodik.

Adapun motif kedua, Prada MI merasa malu kepada pimpinan apabila diketahui menenggak alkohol sebelum kecelakaan tunggal.

Dirinya pun takut diproses hukum lantaran sepeda motor yang ditungganginya bernomor polisi B 3580 TZH merupakan sepeda motor milik pimpinannya.

“Prada MI takut diproses hukum karena pada saat mengendarai sepeda motor tersebut tidak memiliki SIM C dan tidak membawa STNK,” ujar Dodik.

Atas perbuatannya, lanjut Dodik, Prada MI ditetapkan sebagai tersangka seusai menjalani pemeriksaan oleh penyidik Pomdam Jaya di Cijantung, Jakarta Timur. Pemeriksaan itu dilakukan setelah Prada MI dinyatakan sehat seusai menjalani perawatan.

“Setelah diperiksa secara maraton, pada 5 September statusnya ditetapkan sebagai tersangka,” ujar Dodik.

Polisi militer telah menetapkan 56 prajurit TNI sebagai tersangka dalam kasus penyerangan dan perusakan itu.

Sebanyak 50 prajurit berasal dari TNI Angkatan Darat dan enam prajurit TNI Angkatan Laut.

“Kami sudah melakukan pemeriksaan terhadap 81 personel. Yang sudah naik status menjadi tersangka dan ditahan sebanyak 50 personel. Sekarang masih dilakukan pendalaman terhadap tiga personel lagi,” ujar Dodik. (Ykb/Pra/J-1)

Baca Juga

MI/Fahrullah

Kemacetan di DKI Dinilai Berkurang, DPRD: Efek PSBB

👤Hilda Julaika 🕔Minggu 17 Januari 2021, 14:33 WIB
Penurunan tingkat kemacetan di wilayah Ibu Kota tecermin dari data Tom Tom Traffic Index. DKI Jakarta menduduki posisi ke-31 dari total 416...
Antara/Muhammad Adimaja

Cegah Covid-19, PMI Disinfeksi Kapal Rescue SJ 182

👤Hilda Julaika 🕔Minggu 17 Januari 2021, 13:34 WIB
Penyemprotan disinfektan dilakukan sesuai kapal mencari korban dan material pesawat Sriwijaya Air SJ 182, yang jatuh di sekitar perairan...
MI/M Irfan

Basarnas Pertimbangkan Perpanjang Pencarian Sriwijaya Air SJ-182

👤Rahmatul Fajri 🕔Minggu 17 Januari 2021, 13:30 WIB
Ia mengaku masih ada beberapa faktor untuk melanjutkan pencarian. Pertama, hingga Minggu (17/1) pagi, instrumen pesawat seperti Cokcpit...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya