Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
WARGA Kampung Akuarium mengusulkan agar pengelolaan unit hunian kampung susun di lokasi itu diserahkan pada koperasi yang dibentuk oleh warga.
Perwakilan warga Kampung Akuarium Dharma Diani mengatakan warga tak ingin pengelolaan unit hunian diserahkan pada swasta atau Pemprov DKI dalam bentuk Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Satuan Rumah Susun (P3SRS).
Menurutnya, P3SRS dibentuk apabila rusun tersebut merupakan milik Pemprov DKI. Sementara itu, para warga menginginkan agar kepemilikan hunian diberikan dalam bentuk Hak Guna Bangunan (HGB) dan lahan dalam bentuk Hak Pemanfaatan Lahan (HPL).
"Kan kita memang tidak mungkin ya minta dalam bentuk sertifikat. Tapi di sisi lain, Pemprov DKI juga tidak bisa memperlihatkan sertifikatnya. Jadi win-win solution adalah HGB dan HPL itu tadi. Lalu kita minta pengelolaannya dalam bentuk koperasi," ujar Diani saat dihubungi Media Indonesia, Minggu (6/9).
Diani menjelaskan koperasi adalah badan hukum yang dianggap paling sederhana dan yang paling bisa dipahami oleh warga.
Baca juga : Hindari Kepadatan Antrean, Pengguna KRL Diimbau Atur Perjalanan
Dengan adanya koperasi, bukan hanya pemeliharaan unit, warga juga bisa membuat berbagai program untuk meningkatkan ekonomi mereka.
"Ya nanti kita bisa mengelola kios-kios untuk menjual suvenir kepada para turis. Karena memang lokasi tempat kami berada adalah cagar budaya. Kami sudah sangat terbiasa menyambut mereka bahkan sebagian dari kami sudah biasa menjadi 'guide tour' mereka. Ini kan sangat baik ya bisa meningkatkan ekonomi juga mengembangkan warga," jelas Diani.
Pembahasan mengenai bentuk koperasi itu sudah dilontarkan selama membahas pegembangan kampung akuarium bersama para tim dari Pemprov DKI.
"Sinyal dari mereka sih cukup bagus karena artinya mereka memandang bentuk koperasi ini yang paling cocok," tukasnya.
Sebelumnya, bertepatan pada 17 Agustus lalu Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meresmikan peletakan batu pertama pembangunan kampung susun di lokasi kampung akuarium. Ada sebanyak lima blok bangunan dengan tinggi lima lantai berjumlah 90 unit yang akan dibangun mulai pertengahan bulan ini. Diharapkan pembangunan dengan dana kewajiban pengembang sebesar Rp62 miliar ini bisa selesai tahun depan.(OL-7)
Dukungan konkret dari pemerintah yang begitu besar pada koperasi saat ini dapat memberikan manfaat lebih luas.
JUMLAH koperasi di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, saat ini mencapai 1.000 lebih, namun yang aktif baru sekitar 800 koperasi.
Kemenkop melalui LPDB telah memutuskan untuk menetapkan kebijakan restrukturisasi pembiayaan terhadap koperasi-koperasi yang terdampak bencana.
Pengembangan tebu berskala luas ini diharapkan dapat memperbaiki struktur pasokan bahan baku gula domestik dan mengurangi ketergantungan terhadap impor.
Pengelolaan SPBU nelayan berbasis koperasi desa ini merupakan langkah revolusioner dalam memperkuat ekonomi kerakyatan.
Kemenag dan Kemenkop UKM menandatangani nota kesepahaman (MoU) sebagai langkah strategis untuk membangkitkan dan memperkuat ekonomi umat
CALON presiden (capres) nomor urut 1 Anies Baswedan mengaku senang kembali ke Kampung Susun Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara. Kedatangannya menghadiri undangan pernikahan warga kampung
Warga Kampung Susun Aquarium membuka dapur umum yang akan membagikan makanan gratis untuk relawan AMIN yang hadir dalam Kampanye Akbar di JIS.
WARGA Kampung Susun Akuarium telah mencopot baliho dan spanduk pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 01 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar
Kampung Akuarium pernah digusur pada 11 April 2016. Sekitar 700 keluarga yang menetap di Kampung Akuarium lama harus merelakan tempat tinggal mereka.
Anies membawa tanah dan air yang dikumpulkan ibu-ibu dari Kampung Akuarium, Jakarta Utara, untuk diletakkan di titik nol Ibu Kota Nusantara (IKN).
Salah satu pekerjaan rumah yang masih digarap Pemprov DKI ialah akses infrastruktur. Seperti, menyelesaikan pembangunan jalan dan jembatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved