Jumat 04 September 2020, 15:18 WIB

Heboh Pelanggar PSBB Masuk Peti, DPRD: Sebaiknya Bagikan Masker

Hilda Julaika | Megapolitan
Heboh Pelanggar PSBB Masuk Peti, DPRD: Sebaiknya Bagikan Masker

MI/Andri Widiyanto
Warga pelanggar PSBB dihukum masuk peti mati di kawasan Pasar Rebo, Jakarta.

 

PUBLIK sempat dihebohkan warga DKI Jakarta yang dihukum masuk ke peti mati lantaran melanggar Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Diketahui, warga tersebut tidak menggunakan masker saat razia.

Wakil Ketua DPRD DKI M. Taufik berpendapat hukuman sebagai bentuk kreativitas wilayah itu berpotensi membuat masyarakat takut. Menurutnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tidak cukup meminta warga untuk sadar menggunakan masker.

Baca juga: Pelanggar PSBB Masuk Peti Mati, Satpol PP DKI: Itu Bukan Sanksi

Namun, Pemprov DKI seharusnya gencar membagikan masker gratis, sebagai bentuk perlindungan bagi warga. “Saran saya, Pemprov DKI harus menyiapkan kembali masker buat rakyat. Jangan nyuruh tapi tidak dikasih maskernya,” pungkas Taufik di Jakarta, Jumat (4/9).

Dia memandang Pemprov DKI Jakarta sudah lama tidak membagikan masker gratis kepada warga. Sehingga, masker yang dipakai warga saat ini sudah tidak layak pakai.

“Kan sudah beberapa bulan lalu dibagikan masker ini. Jadi sudah lama banget, sudah robek maskernya. Orang-orang cuma dikasi dua buah,” imbuh Taufik.

Baca juga: Wah, Denda Pelanggaran PSBB di DKI Capai Rp4 Miliar

Kepala Satpol PP DKI Jakarta Arifin menegaskan pelanggar PSBB secara sukarela masuk ke peti. Itu merupakan inisiatif mereka sembari menunggu giliran sanksi kerja sosial. Arifin menyebut tidak ada instruksi khusus dari petugas kepada pelanggar PSBB.

"Mereka minta sendiri masuk ke peti, karena menunggu giliran kerja sosial. Kemarin cukup banyak yang terkena penindakan pelanggaran masker," jelas Arifin.(OL-11)

 

Baca Juga

ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

Tarif KRL Naik, YLKI: Masyarakat Setuju asal Pelayanan Meningkat

👤Selamat Saragih 🕔Senin 17 Januari 2022, 07:15 WIB
KEMENTERIAN Perhubungan (Kemenhub) berencana menaikkan tarif KRL Commuter Line pada awal April...
ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani

DPRD DKI: PTM Bisa Dilanjutkan Jika Kasus Covid-19 Bergejala Ringan

👤Hilda Julaika 🕔Minggu 16 Januari 2022, 17:46 WIB
perlu ada data kasus covid-19 pada murid atau guru yang terpapar covid-19. Data tersebut untuk memperlihatkan gejala-gejala yang dirasakan...
MI/SUSANTO

Polda Metro Bakal Adakan Street Race di Malam Hari

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Minggu 16 Januari 2022, 17:00 WIB
Sambodo menyebut rencananya sejumlah titik jalanan di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya akan ditutup untuk kelancaran balapan jalanan di...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya