Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
UNTUK tahap awal penyidik Subdit Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya akan memanggil pelapor dan sejumlah saksi terkait kasus dugaan peretasan situs web media daring Tirto.id dan Tempo.co. Saat ini penyidik sedang mempelajari laporan tersebut.
"Sementara masih kita dalami. Kemarin baru laporan polisinya masuk. Nanti akan dipelajari dulu karena ini masih tahap penyelidikan," ujar Kepala Bidang Humas PMJ Kombes Yusri Yunus, kemarin.
Saat pemanggilan, terang dia, pihak pelapor dan saksi juga harus membawa alat bukti yang ada. "Mudah-mudahan kita jadwalkan secepatnya. Tapi sekarang ini memang laporannya masih kita dalami. Karena ini masalah Undang-Undang ITE di pasal 32, yakni ada dugaan unsur-unsur menghilangkan, kemudian menambahkan, bahkan juga mencuri satu data informasi maupun dokumen informasi," ujarnya.
Sebelumnya, Pemimpin Redaksi Tirto.id dan Tempo.co, Atmaji Sapto Anggoro dan Setri Yasra, mendatangi Markas Polda Metro Jaya untuk membuat laporan mengenai peretasan yang terjadi pada Jumat (21/8).
Sapto menjelaskan ada tujuh artikel berita di situs web Tirto.id yang dihapus maupun diganti. Tujuh artikel itu memuat pemberitaan mengenai Partai Demokrat, penemuan obat covid-19 oleh TNI dan BIN, berita kepolisian, hingga drama korea. "Tapi dua berita yang diedit itu soal akan ditemukannya obat korona yang dilakukan TNI dan BIN," tukasnya.
Setri mengaku akibat peretasan situs web Tempo.co tidak dapat diakses sejak Jumat (21/8) pukul 00.00 WIB. Lantas, halaman depan Tempo.co deface website memunculkan tulisan 'Stop Hoax, Jangan BOHONGI Rakyat Indonesia, Kembali ke etika jurnalistik yang benar patuhi dewan pers. Jangan berdasarkan ORANG yang BAYAR saja. Deface By @xdigeeembok'.
Direktur Lembaga Bantuan Hukum Pers Ade Wahyudin berharap agar pelaku peretasan Tirto.id dan Tempo.co dapat ditangkap dengan cepat. Peretasan terhadap dua media daring tersebut, menurutnya, telah mencederai kebebasan pers di Indonesia. (Tri/J-2)
Dalam psikologi perkembangan, remaja sedang berada pada fase meningkatnya kebutuhan otonomi.
Salah satu fenomena yang paling sering muncul dari penggunaan media sosial adalah kecenderungan remaja untuk melakukan perbandingan sosial secara ekstrem.
Laporan Kebahagiaan Dunia terbaru mengungkap dampak negatif algoritma TikTok dan Instagram pada mental pemuda.
Matcha memang kaya akan katekin, terutama epigallocatechin gallate (EGCG) yang bersifat antioksidan.
Cara seseorang mengekspresikan kesedihannya berkaitan erat dengan apa yang dirasa paling menguatkan bagi dirinya sendiri.
Narasi-narasi menyesatkan di media sosial menjadi salah satu pemicu utama keengganan orangtua untuk memberikan vaksinasi kepada anak mereka.
PANIT 2 Subdit Resmob Polda Metro Jaya, AKP Fechy J. Ataupah mengungkap fakta baru dalam pelarian FTJ, Warga Negara (WN) Irak yang menjadi tersangka pembunuhan DA, cucu Mpok Nori.
SUBDIT Resmob Polda Metro Jaya mengungkap kronologi lengkap kasus pembunuhan DA, cucu pelawak legendaris almarhumah Mpok Nori, yang dilakukan oleh suami sirinya, FTJ.
Polisi mengungkap motif pembunuhan cucu Mpok Nori di Jakarta Timur. Pelaku, suami siri WNA asal Irak, nekat membunuh karena cemburu.
Polda Metro Jaya mengerahkan 1.810 personel dan menyiapkan rekayasa lalu lintas situasional untuk mengamankan malam takbiran Idul Fitri 1447 H di Jakarta.
Menurut dia, proses penegakan hukum atas kasus ini yang ditangani Polda Metro Jaya merupakan langkah positif.
Kontras mendesak pembentukan TGPF untuk mengusut tuntas serangan sistematis terhadap Andrie Yunus dan membongkar aktor intelektual di balik teror ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved